MAGELANG – Kemampuan prajurit Akademi Militer (Akmil) Magelang harus selalu terasah dan terpelihara. Untuk mencapai tujuan tersebut, seluruh prajurit Akmil, baik perwira, bintara, maupun tamtama, melaksanakan latihan menembak Triwulan III TA 2014 di Lapangan Tembak Plempungan, Salaman, Kabupaten Magelang. Tidak tanggung-tanggung, kegiatan dilaksanakan selama lima hari. “Kegiatan ini bertujuan untuk melihat, mengasah kemampuan, dan keterampilan, serta profesionalisme yang dimiliki prajurit Akmil di bidang menembak,” kata Kepala Penerangan dan Humas Akmil Letnan Kolonel Caj Drs Suprayitno Med.Dalam latihan, menggunakan dua jenis senjata, yaitu senapan laras panjang dan laras pendek (pistol). Untuk laras panjang, digunakan jenis M 16 A 1, sementara untuk pistol menggunakan jenis FN.
Dalam pelaksanaan menembak, setiap personel dijatah menghabiskan 55 butir peluru kaliber 5,56 mm. Sedangkan untuk senapan laras panjang dengan jarak tembak 100 meter, menggunakan sikap tiarap, duduk dan berdiri.”Sedangkan untuk pistol, dengan 16 butir peluru kaliber 9 mm pada jarak 25 meter menggunakan sikap berdiri,” tuturnya.Selain sudah menjadi program bidang latihan, kegiatan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) ini, juga dijadikan sebagai tolok ukur guna evaluasi triwulan dan tahunan. Yakni untuk memenuhi prinsip latihan, dimana harus bertahap, bertingkat dan berlanjut.”Sehingga tujuan latihan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dapat tercapai,” ujarnya.(dem/jko)

Magelang