MAGELANG – Upaya peningkatan kualitas kompetensi pedagogik dan implementasi dalam proses pembelajaran diharapkan sesuai tujuan dan standar mutu perguruan tinggi. Untuk itu, Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang bekerja sama dengan Kopertis wilayah VI Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihanpeningkatan ketrampilan teknik instruksional (Pekerti). Pelatihan yang berlangsung selama lima hari sejak Senin lalu (25/8), akan berakhir Jumat (29/8). Ini diadakan di Aula Gedung Rektorat UM Magelang.”Diikuti 43 dosen,” kata Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr Purwati MS Selasa (26/8).
Saat membuka kegiatan ini, Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT berharap Pekerti untuk para dosen baru maupun dosen lama. Ini mampu memberikan pengajaran dengan baik. Ia juga berharap agar para dosen mengikuti kegiatan pelatihan dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi teknik mengajar. Sehingga ilmu yang disampaikan pada mahasiswa bisa tersalurkan dengan baik. Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah Prof DYP Sugiharto hadir memberikan materi soal strategi peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan kebijakan Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah. Menurut Sugiharto, peningkatan kualitas pendidikan tinggi tidak terlepas dari kualitas SDM dosen melalui jenjang S2 dan S3 serta melalui berbagai pelatihan yang efektif. “Dengan SDM yang berkualitas, diharapkan pendidikan tinggi menjadi lembaga yang mampu menghadapi tantangan masa depan dengan efektif,” tegasnya.
Selain Koordinator Kopertis VI, beberapa narasumber dari Kopertis VI Jawa Tengah memberikan materi dalamkegiatan yang berlangsung dengan metode tatap muka dan praktek. Materi yang diberikan, di antaranya teori belajar dan motivasi, model-model pembelajaran inovatif, pembelajaran orang dewasa, dasar-dasar komunikasi dan ketrampilan dasar mengajar, serta taksonomi tujuan instruksional.Purwati berharap lewat Pekerti, para dosen UM Magelang lebih meningkatkan kinerja yang berimplementasi pada kinerja universitas, termasuk output lulusan yang dihasilkan. “Selain pelatihan Pekerti, dosen UM Magelang akan mengikuti pelatihan applied approach (AA) yang merupakan satu rangkaian program pelatihan untuk peningkatan kualias dosen di perguruan tinggi,” katanya.(dem/hes)

Magelang