MUNGKID – Rusaknya jembatan Comal di Pemalang Jateng berimbas pada ruas jalan Kabupaten Magelang. Beberapa jalan di Kabupaten Magelang mengalami peningkatan arus lalu lintas.Beberapa ruas jalan yang mengalami peningkatan itu, di antaranya seperti Jogjakarta – Magelang, Magelang-Purworejo, dan lainnya. Kapolres Magelang, AKBP Murbani Budi Pitono menyatakan, peningkatan arus di ruas jalur Purworejo-Magelang beralih pada pengalihan arus, karena rusaknya jembatan Comal. Dengan begitu, jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan. “Ada peningkatan jumlah kendaraan sekitar 60 persen dari hari biasa,” kata Kapolres kemarin (22/7).
Menurutnya, rata-rata jumlah kendaraan per menit mencapai 30 buah pada hari biasa. Sekarang, naik 60 persen atau sekitar 50 kendaraan per menit. Secara perhitungan diperkirakan 3 ribu kendaraan yang melintas dalam satu jamnya.Kasatlantas Polres Magelang AKP Chaerul Anwar menjelaskan, untuk melakukan rekayasa jalur lalu lintas, pihaknya melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Magelang Kota. Untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya juga menerjunkan tim khusus pengurai kemacetan. “Tim ini disiagakan di ruas Jalan Mertoyudan dan Pakelan. Kami siagakan 10 tim pengurai yang bersiaga di titik-titik kemacetan,” katanya.
Untuk meminimalisir adanya penumpukan dan kemacetan, anggota tim pengurai kemacetan juga menerapkan sistem buka tutup. Termasuk melakukan rekayasa lalu lintas dengan membuat pemotong arus di simpang-simpang jalan.Misal di perempatan Artos, Kecamatan Mertoyudan. Saat-saat tertentu, pihaknya mengarahkan jalur ke kiri semua, lalu baru belok kekanan. Sehingga kendaraan bisa langsung lurus ke Purworejo. Atau dari Pakelan belok kiri, agar tak macet di wilayah Kota Magelang. Rata-rata kendaraan yang mulai memadati ruas jalan di Kabupaten Magelang adalah kendaraan pribadi, bus, dan truk pengangkut barang. Tak jarang, banyaknya laju kendaraan ini sempat membuat petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas di perempatan lampu lalu lintas.(ady/hes)

Magelang