MUNGKID – Bupati Magelang Zaenal Arifin mengajak masyarakat Kabupaten Magelang mengkonsumsi barang-barang dalam taraf yang wajar, jelang Lebaran. Masyarakat dalam menghadapi Lebaran nanti atau menyambut Hari Raya Idul Fitri, tidak perlu berlebih.”Mari sambut Lebaran dengan penuh kegembiraan, penuh kidmat. Tetapi, tidak perlu larut dalam arus konsumerisme yang berlebihan,” kata Bupati pada pembukaan pasar murah menghadapi Lebaran di Pendopo Lapangan Drh Soepardi, Mungkid kemarin (21/7).
Bupati melanjutkan, pihaknya menyelenggarakan pasar murah yang merupakan salah satu bentuk antisipasi setiap menjelang Lebaran. Antisipasi itu saat permintaan terhadap barang. Terutama kebutuhan pokok meningkat. Apalagi harga juga dipastikan ikut naik. “Di beberapa daerah, terutama yang transportasinya sulit barang-barang kebutuhan pokok, tidak hanya harganya yang mahal. Tetapi barangnya juga tidak tersedia. Semoga ini tidak terjadi di Kabupaten Magelang,” ungkapnya.Ia berharap walau ada kenaikan harga, semoga masih dalam taraf yang wajar. Sehingga tidak menimbulkan gejolak ekonomi yang begitu berarti. Namun, tetap harus mewaspadai melonjaknya harga dan terbatasnya persediaan beberapa kebutuhan pokok.Khususnya mendekati datangnya Lebaran. “Jika sampai harga barang kebutuhan pokok terus merangkak naik, dipastikan yang paling merasakan dampaknya adalah saudara kita yang kurang beruntung,” katanya.
Kepala Disperinkop dan UKM Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, pasar murah tersebut berlangsung selama dua hari. Yakni, dari 21-22 Juli. Pasar murah itu menyediakan 2 ribu paket senilai Rp 50 ribu yang dijual dengan harga Rp 15 ribu.Selain dua ribu paket sembako yang dijual di pasar murah, Asosiasi BMT Kabupaten Magelang juga membagikan 4.080 paket sembako bagi warga kurang mampu di berbagai lokasi di Kabupaten Magelang. Di samping, paket sembako juga dibagikan 600 voucher belanja gratis senilai Rp 5 ribu pada pengunjung pasar rakyat atas partisipasi dari panitia HUT ke-67 Koperasi tahun 2014 dan Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Magelang.”Pasar murah menyambut Lebaran diikuti 38 stan,” katanya.Stan itu antara lain, enam stan penjualan sembako murah bersubsidi, 30 stan untuk penjualan bahan penunjang kebutuhan menyambut Lebaran yang berasal dari koperasi, Asosiasi BMT, UMKM, IKM, dan kelompok usaha. Serta dua stan dari agen dan pengusaha besar pabrikan.(ady/hes)

Magelang