MAGELANG – Polres Magelang Kota berusaha meminimalisir keramaian dan kemacetan. Selain itu, juga fokus menciptakan kondisi aman di rumah-rumah maupun lingkungan yang ditinggal mudik Lebaran. Aparat berusaha memaksimalkan patroli. Selain itu, juga dilakukan koordinasi hingga tingkat RT dan RW. Semuanya dilakukan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sampai tingkatan terkecil. Penegasan ini dikatakan Kapolres Magelang Kota, AKBP Tommy Aria Dwianto saat Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2014 kemarin (21/7).”Terkait pengamanan lingkungan, sebelum masuk Operasi Ketupat Candi, kami terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan aparat kelurahan,” paparnya.
Dalam kegiatan yang dilakukan di Terminal Tidar Kota Magelang, Kapolres memaparkan soal koordinasi yang dilakukan dengan aparat kelurahan. Di antaranya, melakukan pendataan rumah-rumah yang pemiliknya akan berencana mudik.”Itu jadi antisipasi kami, untuk penyelenggaraan Operasi Ketupat Candi 2014 patroli akan rutin dijalankan di lingkungan-lingkungan. Termasuk koordinasi intens dengan pejabat RT dan RW di tiap kawasan,” katanya.Sebelumnya, kepolisian mengimbau pada calon pemudik agar bisa mengonfirmasikan pada aparat kelurahan masing-masing, sebelum mengosongkan rumah. Kemudian, dari data tingkat RT tersebut, dilanjutkan pihak kepolisian agar dipantau secara maksimal. “Hasilnya, saat ini jumlah calon pemudik mencapai ratusan orang. Memang, pendataan pemudik baru pertama kali ini dilakukan. Ternyata masyarakat antusias,” kata Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani.
Esti menambahkan, setidaknya 270 personel kepolisian dikerahkan menggelar Operasi Ketupat Candi tahun 2014. Mereka dibantu 1 satuan setingkat kompi (SSK) TNI. Terdiri dari Kodim, Armed 03, dan Armed 11, 1 SSK Satpol PP, dan 1 SSK Linmas. “Kami juga lengkapi dua regu pasukan bersenjata lengkap yang ditempatkan di titik rawan kriminal,” katanya.Polres Magelang menargetkan zero accident atau nihil dari peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Musim mudik Lebaran 2013, ada enam kasus lakalantas dengan korban luka ringan.”Kami harap tahun ini, tidak ada peristiwa lakalantas. Selain bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas, kecelakaan juga merugikan korban maupun keluarganya,” katanya.
Ratusan personel itu akan ditempatkan di lima pos pengamanan (pospam), patroli jalan raya, dan pengamanan lingkungan. “Dari ratusan anggota, beberapa di antaranya memiliki keahlian khusus sebagai penembak jitu dan gegana. Untuk pengamanan dari luar personel, kami menyiapkan beberapa CCTV di Jalan A Yani, Pemuda, Jalan Sudirman, Terminal Tidar, dan titik lainnya,” katanya.Masing-masing pospam yang ada di lima titik tersebut, juga akan disiagakan belasan personel Polri, TNI, PMI, Dishubkominfo, Satpol PP, Kesbangpolinmas, Dinas Kesehatan, dan Pramuka. “Semua petugas akan siaga 24 jam, sebelum dan setelah Lebaran,” katanya.(dem/hes)

Magelang