MAGELANG – Doa bagi warga Palestina yang tengah mendapat agresi militer Israel menjadi keprihatinan mahasiswa. Aliansi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Magelang, dan Teater Fajar UM Magelang menggelar Pray for Palestine.
Kegiatan ini digelar dalam suasana hujan dan dipusatkan di Alun-alun Kota Magelang. Aksi ini menarik perhatian masyarakat. apalagi ditunjang aksi teatrikal. “Agar seluruh masyarakat sadar dan mengerti kita diciptakan untuk bersaudara menuju kedamaian,” kata Menlu BEM UM Magelang Riza kemarin (14/7).
Dikatakan, saat umat Islam melakukan rutinitas Ramadan, justru saudara di Palestina merasakan kebiadaban Zionis Israel. Bukan hanya kota dan bangunan bertingkat yang hancur, jiwa dan bayi yang tak berdosa menjadi korban kekejian Israel.”Derasnya serangan roket ke Jalur Gaza tidak pernah berhenti. Ratusan masyarakat Palestina yang tak berdosa menjadi korban kebiadaban,” paparnya.
Mereka yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah (AMM) Magelang menyatakan prihatin atas apa yang dilakukan Israel karena merupakan perbuatan melanggar hak asasi manusia (HAM). Mereka mengutuk keras atas kebiadaban Israel yang melakukan penyerangan Palestina, sebagai cerminan kebiadaban atas sikap kemanusiaan. Selain itu, AMM juga memohon umat Islam di Indonesia turut prihatin dan tidak lupa melalui doa, sehingga Palestina diberi kekuatan atas ujian melalui kebiadaban Zionis Israel.”Sebagai umat Islam, marilah membuka mata,hati, dan pikiran untuk sejenak mendoakan saudara yang sedang berjihad menuju kebenaran di Palestina. Doa seluruh umat Islam di dunia bisa merubah Palestina menuju kedamaian,” katanya.(dem/hes)

Magelang