MUNGKID – Maraknya kekerasan seksual pada anak mendapat perhatian Bupati Magelang Magelang Zaenal Arifin. Anak perlu dilindungi dan hak-haknya perlu dipenuhi. Mreka perlu diberikan bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, ketrampilan, jiwa dan semangat kebangsaan. Tidak hanya itu, anak-anak juga dibekali kesegaran jasmani agar bisa tumbuh dan berkembang. Anak bisa menjadi manusia yang berbudi luhur, bersusila, cerdas, dan bertakwa.”Menyiapkan generasi muda yang berkualitas menjadi kewajiban kami. Karena anak merupakan aset bagi masa depan bangsa,” kata bupati saat peringatan Hari Keluarga ke-21 dan Hari Anak Nasional (HAN) di Pendopo Kabupaten Magelang kemarin (22/6).
Bupati mengungkapkan, di Kabupaten Magelang jumlah kasus kekerasan terhadap anak selama kurun waktu 2013 ada 45 kasus. Itu terjadi pada 16 kasus kekerasan seksual, satu kasus kekerasan fisik, 14 kasus persetubuhan anak, delapan kasus membawa lari anak. Serta, tujuh kasus pencabulan dan tiga kasus penganiayaan.”Kami patut prihatin, kenyataan menunjukkan masih banyak anak-anak yang hidup menyandang berbagai permasalahan sosial yang tidak layak untuk mereka tanggung. Seperti kasus pelecehan seksual anak yang marak akhir-akhir ini,” katanya.Dalam menciptakan generasi yang berkualitas, perlu upaya meningkatkan peran dan fungsi masing masing anggota keluarga. Terutama orangtua dalam menciptakan suasana komunikasi dan interaksi yang harmonis di dalam pengasuhan anak dan kehidupan berkeluarga sehari-hari.
“Momentum hari keluarga membawa pesan agar seluruh komponen bangsa meningkatkan kepedulian dan partisipasinya dalam menjamin kualitas hidup generasi penerus,” jelasnya.Ketua Penyelenggara Hari Keluarga ke-21 dan Hari Anak Nasional (HAN) Tanti Zaenal mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas keluarga. Melalui pelaksanaan fungsi keluarga sebagai dasar membentuk keluarga kecil bahagia sejahtera.”Juga menyadarkan tentang kewajiban negara, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, keluarga dan orangtua dalam pelaksanaan kesejahrteraan dan perlindungan anak,” imbuhnya.Pada kesempatan tersebut, Bupati Magelang menyerahkan trofi, piagam, serta uang pembinaan pada juara lomba mengenani Hari Keluarga ke-21 dan HAN. Juara Bina Keluarga Balita Kabupaten Magelang jatuh pada Bina Keluarga Balita (BKB) “Pusporini ” Desa Ngablak Kecamatan Ngablak. Sedangkan Bina Keluarga Remaja (BKR) “Ceria” Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan sebagai juara Bina Keluarga Remaja. Sementara BKL “Melati Kencana” Desa Mertoyudan menjadi juara Bina Keluarga Lansia.(ady/hes)

Magelang