PURWOREJO – Pemkab Purworejo cukup ngotot menambah poin penilaian adipura tahun ini. Salah satunya menggarap tanaman hias dan pohon penenduh di sekitar Alun-alun Purworejo dengan melibatkan 11 tenaga khusus dari Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPU Purworejo.
Pantauan Radar Jogja, sejumlah tanaman hias di seputar Alun-alun dipangkas dan dibentuk sedemikian rupa. Juga dilakukan perawatan pohon peneduh yang sejauh ini diandalkan menambah keasrian. Sebagai salah satu titik pantau penilaian adipura, Alun-alun juga mendapat perhatian khusus.
“Memangkas tanaman hias sudah menjadi tugas rutin. Kalau panjang ya langsung dirapikan lagi. Kali ini, ada penanganan khusus jelang penilaian adipura,” kata Petugas Kebersihan dan Pertamaan DPU Purworejo, Irwan Ari Binuko, saat merapikan taman di samping Gedung KONI, kemarin (2/4).
Irwan melanjutkan, selain merapikan tanaman hias, pekerjaan tambahan adalah proses pengecatan batang pohon agar lebih indah dipandang.
“Kami disuruh mengecat pohon-pohon biar menarik,” katanya.
Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPU Purworejo Ir Mulyono tidak menginstruksikan pegawainya bekerja di luar kapasitasnya. Tetapi, apa yang bisa dikerjakan untuk mempercantik wajah kota secepatnya dilakukan.
“Sudah tertata dan ada bagiannya sendiri-sendiri,” tegasnya.
Menurut Mulyono, pengecatan pohon bukan samata-mata untuk Adipura. Dalam setahun, pengecatan pohon dilakukan dua kali.
“Pertama, pada bulan sekarang ini dan kedua biasanya jelang HUT RI pada Agustus,” katanya.
Tidak hanya Alun-alun, DPU juga melakukan pemantauan pada titik penilaian Adipura lainnya. Ini dilakukan untuk mengantisipasi agar kawasan tetap terjaga.
“Rutin pemantauan, harapannya jika ada yang kurang atau ada yang harus dibenahi, segera ditindaklanjuti,” katanya.(tom/hes)

Magelang