Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Alami Rambut Rontok Berlebihan? Ini Penyebab dan Solusi yang Bisa Dicoba

Bahana. • Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:10 WIB

Ilustrasi rambut rontok yang parah. (Website cnfstore.com)
Ilustrasi rambut rontok yang parah. (Website cnfstore.com)


Rambut rontok sering dialami oleh perempuan, terutama bagi mereka yang memiliki rambut panjang.

Sebenarnya rambut rontoh adalah hal yang normal, namun apabila rontok terlalu banyak dikhawatirkan mengalami masalah pada kulit kepala bahkan parahnya mengalami kebotakan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar solusi yang tepat bisa segera dilakukan.

Penyebab rambut rontok selalu dipengaruhi berbagai faktor berikut:

- Keturunan menjadi penyebab paling umum. Tidak hanya terjadi pada perempuan, laki-laki juga bisa mengalami penipisan rambut hingga kebotakan akibat faktor genetik. Kerontohan rambut ini terjadi perlahan namun pasti seiring dengan bertambahnya usia.

- Perubahan hormonal dan kondisi mental yang tidak baik. Stress yang berlebihan dan perubahan hormon yang lebih sering terjadi pada perempuan menjadi penyebab semakin parahnya kerontokan rambut. Hal itu dapat terjadi karena sistem kekebalan akan menurun menyebabkan kulit kepala melemah.

- Gaya rambut dan perawatan yang salah menjadi penyebab sederhana rambut semakin rontok. Rambut yang diikat dan ditarik kencang akan melepaskan akar rambut dari kulit kepala. Maka disarankan ketika tidur rambut sebaiknya dibiarkan terurai.

- Kurang gizi juga menyebabkan semakin parahnya kerontokan karena nutrisi dalam tubuh tidak terpenuhi.

Berdasarkan faktor penyebab kerontokan rambut tersebut, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir semakin parahnya rambut rontok sehingga tidak terjadi kebotakan sementara maupun permanen.

1. Rawat dengan rajin mencuci rambut.

Kulit kepala yang bersih akan menjaga kekuatan akar rambut. Keramas dapat dilakukan 2 sampai 3 hari sekali. Jika merasa kulit kepala sering kotor, diperbolehkan keramas setiap hari. Pemakaian produk yang bebas dari sodium laury sulfate atau SLS sangat disarankan untuk digunakan.

2. Hindari menyisir rambut saat masih basah.

Ketika rambut masih basah, akarnya masih lemah sehingga ketika disisir rambut akan lebih mudah rontok. Pastikan sisir yang digunakan memiliki gerigi yang besar dengan jarak yang jarang agar rambut dapat lebih cepat terurai tanpa memberikan tarikan. Hindari sisir sasak karena geriginya terlalu rapat menyebabkan rambut mudah terjerat.

3. Kurangi mengecat rambut terlalu sering.

Mengecat rambut bahkan melakukan bleaching atau pemutihan dapat merusak batang rambut jika dilakukan terlalu sering. Kekuatan akar rambut akan melemah karena terkena bahan kimia dari pewarna rambut.

4. Perhatikan pola makan

Dengan memastikan nutrisi terpenuhi baik zat besi, protein, vitamin, dan mineral kesehatan tubuh dapat terjaga. Sayur, buah, ikan, dan daging sebaiknya selalu dikonsumsi setiap harinya.

5. Sering-sering memijat kulit kepala

Memijat kulit kepala dapat meningkatkan hormon dan memperkuat akar rambut. Sebelum dipijat berikan minyak rambut. Minyak dengan campuran buah kemiri dan bahan alami lainnya menjadi rekomendasi untuk kembali melebatkan rambut.

6. Meminum suplemen kesehatan

Selain meningkatkan kebutuhan nutrisi dengan menjaga pola makan, dapat juga diimbangi dengan meminum suplemen kesehatan. Biasanya suplemen yang dibutuhkan adalah vitamin-vitamin tertentu.

Dengan melakukan langkah tersebut, kerontokan dapat diminimalisir bahkan rambut lebat alami dapat kembali dimiliki.

Penulis: Hanifah Fajri Nurhikmah

Editor : Bahana.
#rambut rontok #pola makan #kebotakan #rambut panjang