Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fakta Menarik di Balik Nama KA Argo, Bukan Sekadar Tempelan Keren Lho!

Bahana. • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 00:05 WIB

KA Agro Bromo
KA Agro Bromo
RADAR JOGJA - Bagi kamu yang sering bepergian menggunakan transportasi umum kereta api, pasti sudah familiar dengan nama-nama kereta api (KA) yang menggunakan nama Argo.

KA Argo juga banyak diikuti nama gunung di belakangnya, seperti Argo Bromo, Argo Lawu dan lain sebagainya.

Kira-kira apa makna nama Argo dan mengapa banyak diikuti nama gunung di belakangnya?

Asal Usul Nama Argo

Kata ‘Argo’ diambil dari Bahasa Jawa kuno yang artinya adalah gunung. Maka tidak heran jika nama KA Argo biasanya diikuti nama gunung di belakangnya.

Dalam filosofi Jawa, gunung melambangkan keagungan, keteguhan, dan kemewahan.

Kemudian, nama gunung yang dipakai adalah gunung yang dekat dengan rute KA Argo tersebut. Namun ada juga KA Argo yang tidak diikuti nama gunung di belakangnya.

Deretan KA Argo dan Artinya

KA Argo Bromo Anggrek

KA Argo Bromo mengambil nama dari Gunung Bromo yang terletak di Jawa timur dan bunga Anggrek yang menggambarkan keindahan alam beserta kemewahan layanannya. Gambir-Surabaya Pasarturi dan sebaliknya (PP) adalah rute yang dilalui KA Argo Bromo.

KA Argo Wilis

Gunung Wilis adalah salah satu gunung berapi di Jawa Timur yang memiliki ketinggian 2.563 MDPL dengan puncaknya yaitu Puncak Trogati. KA Argo Wilis sendiri melalui rute Bandung-Surabaya Gubeng dan sebaliknya (PP).

KA Argo Lawu

KA Argo Lawu melewati rute Gambir-Solo Balapan dan sebaliknya (PP). Diambil dari nama Gunung Lawu (3.265 MDPL) yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

KA Argo Semeru

Seperti namanya, KA ini diambil dari nama gunung tertinggi di Jawa, yaitu Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 MDPL dan terkenal dengan puncak Mahamerunya. KA Argo Semeru melintasi rute Gambir-Surabaya Gubeng dan sebaliknya (PP).

KA Argo Merbabu

KA ini mengambil nama dari salah satu gunung yang terletak di Jawa Tengah, Gunung Merbabu. Rute yang dilalui KA Argo Merbabu adalah Gambir-Semarang Tawang Bank Jateng dan sebaliknya (PP).

KA Argo Sindoro

Nama Sindoro diambil dari gunung yang secara administratif terletak di antara Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Gunung Sindoro. KA Argo Sindoro melintasi rute Gambir-Semarang Tawang Bank Jateng dan sebaliknya (PP).

KA Argo Muria

KA Argo Muria diambil dari nama Gunung Muria yang terletak di Jawa Tengah, tepatnya di tiga Kabupaten (Jepara, Pati, Kudus).

KA Argo Muria melewati rute Gambir-Semarang Tawang Bank Jateng (PP).

Adapun KA Argo yang belakangnya tidak diikuti nama gunung, diantaranya, KA Argo Parahyangan dengan rute Gambir-Bandung (PP).

KA Argo Parahyangan sendiri memiliki kelas layanan ekonomi premium dan eksekutif stainless steel.

Kemudian ada juga KA Argo Cheribon yang melewati rute Gambir-Cirebon-Tegal (PP). Menawarkan kelas layanan ekonomi new image dan eksekutif mild steel.

Apa Yang Menjadikan KA Argo Berbeda?

KA Argo ini terkenal memiliki waktu tempuh yang lebih cepat dan stasiun pemberhentian yang lebih sedikit dibandingkan dengan KA lain yang melewati relasi yang sama.

Selain kecepatan waktu tempuhnya, KA Argo dikenal dengan berbagai pilihan kelasnya, mulai dari kelas ekonomi berbagai tipe, eksekutif hingga luxury.

Seperti di KA Argo Bromo Anggrek menawarkan Suite Class Compartment. KA Argo juga memberikan fasilitas yang tidak main-main untuk para penumpangnya.

Dengan berbagai kelas layanan hingga fasilitas yang ditawarkan hal ini memudahkan para penumpang untuk memilih KA sesuai preferensi masing-masing.

Kalian memiliki pengalaman naik KA Argo yang mana?

Penulis: Ayu Andayani Saputri

Editor : Bahana.
#Kereta Api #Agro Bromo Anggrek #KAI