Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

5 Sisi Gelap Kucing yang Manusia Jarang Tahu, Mulai dari Mematikan hingga Mengisolasi Diri

Meitika Candra Lantiva • Senin, 19 Mei 2025 | 17:06 WIB

 

Kucing.
Kucing.


RADAR JOGJA - Kucing telah lama menjadi hewan peliharaan favorit di seluruh dunia. 

Wajahnya yang menggemaskan, tingkahnya yang lucu, dan suara mengeongnya yang manja seolah menjadikannya makhluk yang sempurna untuk dipeluk dan disayang. 

Namun di balik semua pesona itu, ada sisi gelap dari kucing yang jarang diketahui orang.

Baca Juga: Arsenal 1-0 Newcastle United, Declan Rice Patahkan Nasib Sial The Gunners Atas The Magpies

1. Pemburu Alami yang Mematikan


Secara naluriah, kucing adalah predator. Di alam liar, mereka memburu mangsanya dengan ketenangan dan ketepatan tinggi.

Bahkan kucing rumahan yang tampak jinak bisa menjadi pembunuh ulung bagi burung, tikus, bahkan reptil kecil. 

Menurut studi yang diterbitkan di Nature Communications, kucing peliharaan bertanggung jawab atas kematian miliaran burung dan mamalia kecil setiap tahun di Amerika Serikat saja.

Baca Juga: Everton Berikan Perpisahan Yang Pantas untuk Goodison Park Berkat Brace Iliman Ndiaye


2. Bisa Menyebarkan Parasit Berbahaya


Salah satu parasit yang paling dikenal adalah Toxoplasma gondii, yang bisa ditemukan dalam kotoran kucing. 

Parasit ini dapat menginfeksi manusia dan menyebabkan penyakit toksoplasmosis. 

Bagi orang sehat, dampaknya mungkin ringan, namun pada ibu hamil atau orang dengan sistem imun lemah, bisa berakibat fatal atau menyebabkan kelainan pada janin.

Baca Juga: Lionel Messi Main, Luis Suarez Main, Tapi Inter Miami Kembali Kalah Lagi


3. Sifat Teritorial dan Dominan


Meski tampak manja, kucing sebenarnya sangat teritorial. 

Mereka bisa agresif jika merasa wilayahnya terancam. 

Ini juga menjadi alasan mengapa beberapa kucing sulit disatukan dengan kucing lain atau bahkan hewan peliharaan lain. 

Beberapa kucing juga menunjukkan dominasi terhadap pemiliknya melalui tindakan menggaruk, menggigit, atau "marking" dengan urin.

Baca Juga: Sisa Hibah Pilkada 2024 Capai Rp 13,4 Miliar, Akan Masuk dalam Pembahasan APBD-P: Ini Catatan DPRD Kota Jogja Setelah Dikembalikan ke Pemkot


4. Kemampuan Manipulatif


Kucing dikenal sebagai makhluk yang lihai membaca ekspresi manusia. 

Studi menunjukkan bahwa mereka mampu meniru suara bayi menangis untuk memancing empati pemilik. 

Tidak jarang, mereka menggunakan tatapan, gestur, atau suara tertentu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, baik itu makanan, perhatian, atau membuka pintu.

Baca Juga: Konsisten Gaungkan Keterbukaan Informasi, Pemkab Kulon Progo Terbuka untuk Kritik dan Saran


5. Bisa Mengisolasi Diri Secara Emosional


Berbeda dari anjing, kucing lebih sering menyembunyikan rasa sakit atau stres. 

Mereka cenderung menjauh atau menyendiri saat tidak sehat, yang membuat pemilik kesulitan mengetahui kondisi kucing. 

Hal ini bisa berbahaya karena gejala penyakit sering kali tidak terdeteksi hingga sudah parah.

Baca Juga: Bupati Kebumen Lilis Nuryani Pastikan Seleksi PPPK Tak Ada Intervensi


Mengapa Kita Tetap Mencintai Mereka?


Meski menyimpan sisi gelap, cinta manusia terhadap kucing tak luntur. 

Justru perpaduan antara keanggunan, misteri, dan kepribadian unik itulah yang membuat banyak orang jatuh hati. 

Mengenali sisi tersembunyi kucing bukan untuk membuat takut, melainkan agar kita bisa lebih bijak dan penuh tanggung jawab dalam merawat mereka. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Manusia jarang tahu #kucing #sisi gelap