RADAR JOGJA - Cuaca panas dapat membuat kulit lebih mudah berkeringat, berminyak, dan tersumbat.
Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis skincare yang tepat agar kulit tetap sehat dan terhidrasi.
Nah berikut ini merupakan 3 jenis skincare yang tak cocok digunakan saat musim panas loh sob.
Penasaran yuk simak penjelasannya untuk anda.
1. Skincare beraroma sintetis
Skincare dengan aroma kuat seperti sintetis, seringkali mengandung bahan kimia tambahan yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Terutama saat terpapar sinar matahari secara langsung.
Cuaca panas dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif, serta paparan dari sinar UV dapat meningkatkan risiko iritasi dan peradangan ketika menggunakan produk skincare yang beraroma sintetis.
2. Physical Scrub
Penggunaan tabir surya adalah hal terpenting digunakan sehari-hari, terutama saat musim panas.
Akan tetapi, kandungan yang terdapat dalam tabir surya perlu diperhatikan.
Menurut dermatologis, tabir surya yang berbahan dasar minyak, tidak disarankan dipakai saat musim panas.
Sebab, dapat membuat kulit memproduksi minyak berlebihan, menimbulkan komedo, jerawat, dan lain-lain.
Rekomendasi skincare di musim panas, khususnya tabir surya sebaiknya bebas minyak serta non-comedogenic.
3. Kandungan Essential Oil
Skincare yang mengandung essential oil juga tidak disarankan oleh dermatologis untuk dipakai saat musim panas.
Essential oil yang mengandung jeruk dan lemon dapat membuat kulit lebih rentan terhadap paparan sinar matahari.
Sebaiknya, hindari produk skincare yang mengandung essential oil tersebut, untuk menghindari permasalahan kulit yang mungkin timbul.
Editor : Meitika Candra Lantiva