RADAR JOGJA - Pernahkah kamu menyadari sesuatu yang janggal saat menaiki lift di gedung tinggi atau hotel ?
Beberapa gedung tinggi dan hotel menghilangkan lantai 4 dan 13 dalam urutan lantainya.
Melansir dari indozone.id, secara fisik memang terdapat lantai 4 dan 13, namun secara penomoran angka tersebut dihilangkan. Mengapa demikian ?
Beberapa sejarah menuliskan alasan mengapa angka 13 merupakan angka sial dan simbol nasib buruk.
Salah satunya dalam mitologi Norse, menceritakan bahwa ada pesta yang direncanakan untuk dewa kecantikan dunia, yakni Baldur.
Dua belas dewa diundang ke pesta kecuali Loki. Loki merasa marah karena tidak diundang dalam pesta tersebut.
Ia pun membalas dendam dengan membunuh Baldur saat pesta tersebut berlangsung.
Kisah ini menjadi salah satu simbol nasib buruk karena Loki merupakan tamu ke 13 yang datang ke pesta.
Sedangkan dalam bahasa Mandarin dan Cantonese, penyebutan secara lisan angka 4 terdengar mirip seperti penyebutan kata “kematian”.
Anggapan atau mitos bahwa angka 4 dan 13 membawa sial sudah melekat dalam kesadaran diri manusia.
Ketakutan pada angka 4 dan 13 tersebut berkembang menjadi sebuah phobia.
Tetraphobia dan Triskaidekaphobia merupakan ketakutan berlebihan terhadap angka 4 dan 13.
Orang-orang yang mengalami ketakutan pada angka 4 dan 13 bisa saja terganggu aktivitasnya.
Beberapa orang menghindari penerbangan pada tanggal tersebut.
Ada pula orang yang menghindari tidur di kamar hotel dengan nomor tersebut.
Bahkan yang lebih parah tidak menonton televisi dengan nomor saluran 4 atau 13.
Beberapa developer dan agen properti juga menghilangkan nomor 4 dan 13 pada bangunan yang dijualnya untuk menghindari angka yang dianggapnya membawa sial.
Pada dasarnya, misteri di balik angka 4 dan 13 yang dihubungkan dengan pembawa sial bergantung pada keyakinan masing-masing.
Apakah kalian percaya dengan hal tersebut?
Editor : Meitika Candra Lantiva