Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pecinta Kopi Harus Tahu, 9 Istilah Bahasa Kopi

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯
Ilustrasi pembuatan kopi.
Ilustrasi pembuatan kopi.

RADAR JOGJA - Bagi banyak orang zaman sekarang, ngopi sudah dianggap sebagai bagian dari gaya hidup.


Advertisement

Mulai dari sekadar ngobrol santai hingga menjadi teman saat meeting, kopi selalu punya tempatnya sendiri.

Menu di kedai kopi pun semakin beragam, baik kopi lokal maupun internasional, dengan cita rasa yang bisa dinikmati sesuai selera.

Bahkan di kalangan generasi Z muncul ungkapan nggak ngopi nggak kalcer, yang menggambarkan bahwa kopi sudah menjadi kebutuhan harian.

Advertisement

Sebagai pecinta kopi, berikut beberapa istilah perkopian yang perlu kamu tahu:

1. Dial In


Proses mencari resep espresso paling pas, mulai dari ukuran gilingan, dosis, hasil seduhan, hingga rasa.

Advertisement

Ini adalah bentuk kalibrasi yang cukup serius.


2. Body


Mengacu pada sensasi berat di mulut saat minum kopi.

Bisa terasa ringan, creamy, hingga sangat tebal dengan karakter bold.


3. TDS (Total Dissolved Solids)


Angka yang menunjukkan seberapa banyak partikel kopi yang larut dalam air.

Biasanya digunakan untuk memastikan hasil seduhan tetap konsisten.


4. Blooming


Tahap awal dalam penyeduhan manual brew untuk mengeluarkan gas dari bubuk kopi. Proses ini biasanya berlangsung 30–45 detik.


5. Channeling


Masalah utama dalam penyeduhan espresso, ketika air mengalir tidak merata karena distribusi bubuk kopi yang tidak merata.

Hal ini menyebabkan ekstraksi tidak seimbang.


6. Crema


Lapisan busa coklat keemasan di atas espresso.

Umumnya menjadi tanda ekstraksi yang baik, meskipun tidak selalu menjamin rasanya enak.


7. Extraction


Proses mengambil cita rasa dari bubuk kopi.

Jika over-extracted, rasanya cenderung pahit.

jika under-extracted, rasanya akan asam, sedangkan ekstraksi yang pas menghasilkan rasa yang nikmat.


8. Origin


Asal biji kopi.

Setiap origin memiliki karakter unik, misalnya Ethiopia yang floral, Sumatra yang earthy, atau Bali yang nutty.


9. Mouthfeel


Sensasi yang dirasakan lidah saat meminum kopi, bisa digambarkan sebagai velvety, juicy, atau oily.

Sebagai pecinta kopi, memahami istilah-istilah ini bisa membuat pengalaman ngopimu semakin ngena, bukan hanya menikmati rasa kopi, tetapi juga mengerti proses di baliknya.

Setiap tegukan kopi berasal dari teknik, origin, dan detail yang membentuk karakter kopi favoritmu. (Zulaihatul Asfia)

Advertisement
Editor : Meitika Candra Lantiva
Sumber : Beragam Sumber
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Asal Muasal Istilah Londo Ireng yang Belakangan Viral Dinarasikan Benjamin Thomas Sigar

Asal Muasal Istilah Londo Ireng yang Belakangan Viral Dinarasikan Benjamin Thomas Sigar

Londo Ireng belakangan menjadi perbincangan di media sosial. Istilah tersebut ramai dibahas warganet bahkan sempat tranding di platform X. Londo Ireng dikaitkan dengan nama Benjamin Thomas Sigar. Tak lain, kakek buyut..

UMKM Berkah Swasembada asal Banyumas Dapat Pendampingan Berkelanjutan dari BRI Region 11 Yogyakarta

UMKM Berkah Swasembada asal Banyumas Dapat Pendampingan Berkelanjutan dari BRI Region 11 Yogyakarta

Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas

Sering Minum Kopi? Ini 7 Alasan Kenapa Kamu Perlu Mengurangi Kafein

Sering Minum Kopi? Ini 7 Alasan Kenapa Kamu Perlu Mengurangi Kafein

Kopi di pagi hari atau teh di sore hari mungkin sudah jadi rutinitas harianmu. Selain ampuh mengusir kantuk, kafein memang bisa bikin tubuh terasa lebih segar dan fokus. Namun, mengonsumsi kafein secara berlebihan bisa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer