RADAR JOGJA – Permasalahan psikologi selama pandemi ada beberapa yang muncul. Di antaranya, kesepian, permasalahan ekonomi, keterbatasan fasilitas yang dimiliki, hingga tekanan psikis yang dihadapi. Bagi mahasiswa juga muncul kegelisahan karena tidak bisa pulang ke rumah.

Psikolog Klinis Kemuning Kembar DR Indria Laksmi Gamayanti, MSi mengungkapkan permasalahan psikologi mahasiswa dapat timbul di masa pandemi. Misalnya saja kesepian dan tidak bisa pulang ke rumah. Tekanan psikis pun bisa terjadi. Dia pun berpesan agar mahasiswa tetap melakukan aktivitas ringan selama di kos ataupun di rumah.

”Kita bisa melakukan olahraga, memasak, melakukan kegiatan seni, dan lainnya untuk mengurangi kejenuhan,” jelas Gamayanti dalam talkshow melalui kanal Youtube UAJY dengan tema “Pentingnya Mengelola Emosi untuk Melewati Masa Pandemi” belum lama ini.

Contoh kasusnya dampak stress. Stress berkelanjutan yang memicu hormon stress dalam tubuh sehingga berdampak pada munculnya berbagai penyakit serta gangguan emosi dan menurunnya konsentrasi.

Sementara itu, Wakil Rektor III UAJY Pupung Arifin, MSi mengatakan, talkshow yang diadakan ini diikuti sekitar 400 peserta. Dalam kesempatan tersebut, Pupung memperkenalkan secara singkat mengenai kolaborasi UAJY dengan lembaga psikologi “Kemuning Kembar” yang membantu memberikan konseling kepada para dosen, karyawan dan mahasiswa selama pandemi melalui KKACM.

Selain itu, narasumber juga memberikan saran kepada jobseeker selama pandemi untuk tetap kreatif dan mencoba untuk mewujudkan lapangan kerja sendiri. Kegiatan kuliah daring selama masa pandemi juga memberikan dampak psikologis kepada para mahasiswa. Oleh karena itu narasumber juga memberikan saran kepada tenaga pendidik untuk memikirkan kondisi pelajar atau mahasiswa dalam kegiatan belajar seperti memberikan sesi senam otak serta tidak lupa memberikan pujian dan saran yang membangun pada pelajar. (ila)

Lifestyle