Khristyasti Arsy Dewi for Radar Jogja

Ketagihan Naik Gunung

BANYAK cara untuk mendapatkan pelajaran hidup. Bisa dari pengalaman diri sendiri maupun orang lain. Seperti yang dilakukan Khristyasti Arsy Dewi, perempuan manis alumni UII Jogjakarta yang mulai menyukai naik gunung.
Menurut gadis asli Jogja kelahiran 6 Februari 1992 ini, dengan naik gunung banyak manfaat yang akan didapat. Salah satunya dapat mengenali dan mencintai alam Indonesia dari dekat. Selain badan menjadi sehat dan memperoleh banyak pengalaman saat berada di alam. “Sebenarnya hobi baru, mulai dari tahun lalu. Tapi ngerasa gregetnya di sini,” ujarnya kepada Radar Jogja kemarin (10/5).
Ia menceritakan, mulanya lulusan Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya ini berlibur ke daerah wisata Gunung Ijen di Jawa Timur. Bersama kawan kampus ia berangkat mendaki ke gunung yang berada di Kabupaten Banyuwangi itu.
Dari itulah ia mulai ketagihan menaklukan puncak-puncak gunung. “Pas awal dulu memang belum ngerti enaknya naik gunung itu apa. Tapi lama-lama mulai nemu keseruannya,” terangnya.
Setelahnya beberapa puncak gunung di Pulau Jawa mulai ditaklukkan. Seperti Gunung Sindoro, Sumbing, Andong, Lawu, Merbabu, Ijen dan Gede Pangrango. Bahkan untuk mendapatkan informasi dia banyak berjumpa dengan kawan-kawan sesama pendaki dari jejaring sosial.
Berawal dari chat dan komen sampai kopi darat mendaki bersama. “Saya follow salah satu pengguna akun di instagram, dia sudah sering naik gunung. Dia merespons, saling kontak dan berbagi pengalaman mendaki. Beberapa kali naik gunung bareng, kadang dengan temen kampus juga,” ungkap perempuan yang biasa mengunggah foto di akun instagram @khristyasti.
Tak berhenti di situ, perempuan yang sehari-hari tinggal di Nyutran, Mergangsan, Jogja, ini juga akhirnya memutuskan membuat usaha. Ya, dari hobinya naik gunung itu ia kini merintis usaha penyewaan alat outdoor.
Selain menjaga perlengkapannya tetap terawat, juga agar menjadi bisnis yang menjanjikan. “Banyak teman jadi banyak rezeki kan Mas. Alhamdulillah sudah mulai jalan,” ujar perempuan yang selalu terinspirasi dari ibunya itu. (cr3/laz/ong)

Lesehan