Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menu MBG Puasa Seharga Rp 10 Ribu Bergantung Pada SPPG, Bisa Basah dan Kering

Anom Bagaskoro • Senin, 23 Februari 2026 | 21:19 WIB

 

 

Gambar Postingan Menu MBG SPPG Fasha Kriyanan.
Gambar Postingan Menu MBG SPPG Fasha Kriyanan.

 

KULON PROGO – Meski bulan Ramadan, program makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan.

Selama ini pula, pelaksanannya disesuaikan dengan menu kering di setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Kordinator Wilayah BGN Kulon Progo Aini Ambarwati mengatakan, pelaksanaan MBG selama Ramadan baru beroperasi Senin (23/2/2026).

Tentu operasionalnya, menyesuaikan kondisi bulan Ramadan, yang mayoritas siswanya berpuasa.

"Ada penyesuaian, sebelum puasa kami mengirimkan angket ke sekolah," ucap Aini, saat dihubungi Radar Jogja, Senin (23/2/2026).

Aini menjelaskan, pihak sekolah diminta mengisi angket sebelum pelaksanaan MBG Ramadan.

Tujuannya, memastikan setiap kebutuhan siswa dan sekolah untuk pelaksanaan MBG selama Ramadan.

Bagi sekolah yang mayoritasnya muslim disediakan pilihan untuk menerima ataupun tidak menerima MBG kering.

Sedangkan, sekolah yang mayoristasnya non-muslim dapat memilih MBG basah atau kering.

"Hampir semuanya menerima MBG, kalau sekolah seperti Kanisius, MBG tetap berjalan reguler seperti biasa," ungkapnya.

Aini menyampaikan, sekolah diperbolehkan menyesuaikan menu MBG dengan kegiatan siswa.

Jika sekolah hendak melakukan buka bersama, maka dapat mengusulkan menu MBG basah ke SPPG.

Nantinya, SPPG dapat menyesuaikan menu dan waktu masaknya sesuai dengan waktu berbuka.

Perbedaan Menu MBG basah dan kering, terletak pada daya simpan makanan. MBG basah hanya dapat dikonsumsi dalam waktu kurang dari sehari. Sedangkan MBG kering memiliki daya simpan cukup lama.

"MBG kering, bisa berupa roti, telur, buah, atau susu," ungkapnya.

Kendati terdapat penyesuaian, BGN memastikan menu MBG sesuai takaran gizi setiap umur.

Setiap porsi MBG, telah diukur kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Setiap kandungan disesuaikan dengan porsi penerima, baik kecil atau besar.

Aini mengomentari, beragam postingan yang membandingkan menu MBG setiap sekolah.

Menurutnya, perbedaan menu kering MBG memang dapat terjadi. Lantaran, setiap SPPG diperbolehkan untuk menata menu mereka, asalkan sesuai indeks gizi yang diatur BGN.

"Masyarakat mungkin juga kurang paham, untuk porsi besar anggarannya Rp 10 ribu porsi kecil Rp 8 ribu," ujarnya.

Pihaknya tak menampik adanya asumsi kekecewaan dari masyarakat atas MBG kering.

Lantaran, masih banyak masyarakat yang berpatokan anggaran MBG diangka Rp 15 ribu.

Kenyataannya, anggaran bahan baku MBG hanya Rp 10 ribu untuk porsi besar. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Mbg #menu MBG puasa #program mbg #Makan Bergizi Gratis #SPPG