Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Anggaran SBSN Terbatas, Kemenag Kulon Progo Bidik Perbaikan 11 Madrasah dengan PHTC

Anom Bagaskoro • Senin, 16 Februari 2026 | 07:55 WIB
PENINJAUAN: Wamenag melihat kondisi bangunan yang telah menerima rehabilitasi.
PENINJAUAN: Wamenag melihat kondisi bangunan yang telah menerima rehabilitasi.

 

KULON PROGO - Perbaikan madrasah negeri dan swasta terus digenjot Kantor Kementerian Agama Kulon Progo. Tahun 2026 ini, belasan madrasah dari tingkat RA hingga MA ditargetkan dapat memperoleh perbaikan dari program hasil terbaik cepat (PHTC).

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kulon Progo Muhammad Dwi Putranto menjelaskan, perbaikan sarpras lembaga pendidikan terus digenjot.

Lantaran, kebanyakan satuan pendidikan membutuhkan perbaikan skala menengah hingga besar. "Kebanyakan bangunan berumur, dan saat disurvei butuh perbaikan," ucap Dwi, Minggu (15/2).

Dwi menjelaskan, madrasah di Kulon Progo kebanyakan telah berumur dari segi bangunan. Dapat dilihat dari segi struktur, yang didominasi oelh batu bata, tanpa ada pengikat kolom beton. Alhasil, perlu peremajaan bangunan dengan cara rehabilitasi.

Sebenarnya, peremajaan bagunan madrasah melalui program surat berharga syariah negata (SBSN). Program ini rutin digelontorkan ke madrasah. Akan tetapi, anggarannya terbatas, membuat perbaikan tak dapat dilakukan secara total.

Namun, di 2025 lalu Kulon Progo mendapatkan kucuran dana PHTC untuk perbaikan madrasah. Bantuan langsung dari kementerian dengan nilai kurang lebih satu miliar per sekolah itu dimaksudkan untuk perbaikan madrasah secara total.

"Tahun lalu empat madrasah mendapat perbaikan dari PHTC yang dikawal Kementerian PU," ungkapnya.

Keberhasilan memperoleh PHTC membuat pihaknya mengoptimalkan langkah pengusulan untuk memperoleh program kembali. Pengsuulan dilakukan dengan cara mengisi data sekolah secara lengkap di sistem EMIS.

Madrasah diminta mengisi lengkap seluruh kondisi bangunan sekolah secara jujur. Tujuannya, untuk menggambarkan kondisi kerusakan bangunan. Pihaknya menargetkan 11 madrasah dari tingkat RA hingga MA mendapat PHTC.

Sebelumnya, Wemenag RI Muhammad Syafi'i mengungkapkan perbaikan madrasah menjadi fokus pemerintah pusat. Sehingga, tahun ini dapat diwujudkan dengam program perbaikan melalui PHTC. "Perbaikan madrasah melalui PHTC terus berlanjut tahun 2026," ungkapnya. (gas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Wamenag #Kulon Progo #PHTC #kemenag #MA #sbsn #ra #surat berharga #madrasah