KULON PROGO - Aksi pemasangan banner protes Jalan Weton-Dumpoh, Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon menjadi perhatian Pemkab Kulon Progo.
Dalam hal ini, pemkab melalui DPUPKP Kulon Progo pernah mengusulkan perbaikan jalan.
Sayangnya, perbaikan tak terealisasi akibat paket kegiatan dicoret.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo Didik Wijanarko menanggapi protes warga dengan wacana perbaikan yang dulu pernah diusulkan.
Sebelum, adanya proyek penanaman pipa SPAM Kamijoro pihaknya telah mengusulkan perbaikan Jalan Weton-Dumpoh sepanjang 300 meter.
"Tahun 2024 pernah kami usulkan, akan tetapi dicoret karena nantinya akan dibangun exit tol," ucap Didik, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026).
Didik menjelaskan, Jalan Weton-Dumpoh masuk ke dalam rencana ruas jalan dan exit Tol Jogja-YIA.
Perbaikan jalan yang telah diusulkan lantas dicoret.
Pertimbangannya berkaitan dengan potensi kerusakan akibat aktivitas proyek tol, dan rehabilitasi dari manajemen tol.
Selagi Tol Jogja-YIA memasuki pembebasan tanah, muncul proyek instalasi perpipaan SPAM Kamijoro menuju YIA.
Pihaknya lantas memberikan izin untuk penanaman pipa ukuran 250 mm, untuk ditimbun di bahu jalan.
"Penanaman pipanya dibahu jalan, jadi digali, dipasang, lalu ditimbun kembali," ungkapnya.
Kontraktor penanaman pipa dinilai memiliki tanggung jawab wajib berupa mengurug kembali bekas galian pipa, dan meratakannya.
Sedangkan, urusan penebalan jalan memang tak diwajibkan bagi kontraktor.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulon Progo Septi Adi Jati Prabowo menyampaikan, pihaknya telah berkomunikasi dengan kontraktor.
Dari kontraktor memang telah mendapat izin penggalian bahu jalan.
"Dari kontraktor mengaku hanya menggali bahu jalan, bukan badan jalan," ungkapnya.
Septi mengungkapkan, kontraktor mengklaim telah melakukan kewajiban mereka. Lantaran, telah menimbun bekas galian.
Sedangkan, perbaikan jalan tak dilakukan, karena kontraktor tak menilai adanya kerusakan jalan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva