Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dibangun Tahun 1983, Tanggul Sodetan Kali Papah Sentolo Lor Terancam Ambrol

Anom Bagaskoro • Minggu, 25 Januari 2026 | 15:22 WIB

CEK: Komisi C DPRD DIY meninjau terowongan Sungai Papah yang mengalami rusak.
CEK: Komisi C DPRD DIY meninjau terowongan Sungai Papah yang mengalami rusak.
KULON PROGO - Tanggul Sodetan Kali Papah di Padukuhan Sentolo Lor, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo terancam ambrol.

Pasalnya, bangunan berupa terowongan yang mengalirkan aliran air Sungai Kali Papah ini dibangun sejak 1983.

Dukuh Sentolo Lor Joko Santoso menjelaskan, kondisi tanggul sodetan perlu perbaikan.

Utamanya, bagian terowongan berbahan pasangan batu yang telah termakan usia.

Lantaran umurnya lebih dari 40 tahun, dan belum pernah mendapat perbaikan.

"Sejak dibangun sampai sekarang tidak pernah ada perbaikan," ucap Joko, Minggu (25/1).

Joko menjelaskan, sodetan Kali Papah memiliki struktur terowongan sepanjang 500 meter, serta tanggul arah aliran air.

Tanggul pada sodetan mulai mengalami kerusakan berupa keretakan. Membuat, area terowongan juga ikut mengalami retak.

Bangunan berusia puluhan tahun itu, berfungsi mengalirkan Kali Papah untuk menembus lahan diatasnya.

Jika kerusakan terus dibiarkan, terowongan akan ambrol. Akibatnya, aliran Kali Papah dapat tersumbat sewaktu-waktu.

Di samping itu, di atas terowongan terdapat jalan lingkungan, rel kereta api, dan fasum.

Jika terowongan ambrol, dipastikan kerusakan akan berdampak ke fasilitas umum diatasnya. Sehingga, perbaikan harus dilakukan sesegera mungkin.

"Lahan diatas sodetan sudah digunakan warga, untuk kegiatan KWT ataupun kepemudaan," ungkapnya.

Joko menjelaskan, status kepemilikan tanah di atas sodetan tak diketahui pemiliknya.

Namun, pemanfaatannya digunakan untuk kegiatan masyarakat. Bahkan lahan tersebut, menjadi bagian dari bumi perkemahan. Sehingga, perbaikan diharapkan dapat terealisasi.

Pihaknya telah berupaya mengusulkan perbaikan. Salah satunya dengan cara mengundang DPRD DIY, untuk meninjau urgensi perbaikan sodetan Kali Papah. Selain mendorong perbaikan, pihaknya juga berkonsultasi kaitannya dengan status lahan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY Amir Syarifuddin menjelaskan, pihaknya telah meninjau lokasi bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).

Pihaknya menyoroti kerusakan sodetan Kali Papah yang selama ini tak memperoleh perbaikan.

"Kondisi rusak rawan amblas, dan selama ini tidak ada perawatan rutin," ungkapnya.

Amir meminta agar BBWSSO segera menindaklanjuti perbaikan sodetan. Pasalnya, terdapat akses vital rel kereta dan jalan diatasnya. Selain perbaikan, perlu ada perawatan rutin untuk memantau keseluruhan sodetan.

DPRD DIY juga meminta BBWSSO melakukan peninjauan lahan. Tujuannya, agar saat perbaikan nanti status lahan bukan lagi permasalahan. Utamanya, yang berhubungan dengan lahan warga. (gas)

Editor : Bahana.
#Tanggul #Kulon Progo #sentolo