KULON PROGO - Warga terdampak pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kulon Progo demo.
Mereka naik truk, berbondong-bondong mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kulon Progo dan memberikan orasi.
Dari pantauan Radar Jogja di massa aksi sekitar 70 orang mereka memadati halaman BPN Bumi Binangun sejak pukul 10.00 WIB.
Spanduk keresahan dibentangkan mewakili perasaan warga.
"Kami datang untuk menanyakan kepastian ganti untung, karena kami adalah korban," tegas Kordinator Warga Terdampak JJLS Karangwuni, Eko Yulianto dalam orasinya, Kamis (9/10/2025).
Menurutnya warga dirugikan, karena sebagian slip ganti untung warga telah diagunkan di bank.
Sehingga memiliki tanggungan hutang yang belum terbayar, akibat belum ada ganti untung.
Kedatangan aksi massa disambut Kepala BPN Kulon Progo Margaretha Elya Lim Putraningtyas.
Usai orasi yang dilakukan warga, kegiatan dilanjutkan dengan audiensi di ruang Rapat BPN.
Audiensi dilakukan secara terbuka, dengan topik kepastian ganti untung.
Sekitar pukul 10.30 WIB, Wakil Bupati Kulon Progo bersama Kepala Kanwil BPN DIY turut hadir dalam audiensi.
Eko mengungkapkan, sudah berulangkali audiensi telah dijalani.
Namun, ganti untung warga terdampak tak kunjung ada kejelasan.
Warga berharap demonstrasi ini mampu memberikan jawaban kepastian. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva