Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antusias Membeludak, PPPK Paruh Waktu Geruduk Layanan SKCK Polres Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Kamis, 11 September 2025 | 21:41 WIB
MEMBELUDAK: Layanan pembuatan SKCK Polres Kulon Progo dipadati pengunjung. 
MEMBELUDAK: Layanan pembuatan SKCK Polres Kulon Progo dipadati pengunjung. 

KULON PROGO - Layanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Polres Kulon Progo dipenuhi banyak pendaftar, Kamis (11/9/2025).

Kebanyakan dari pendaftar SKCK, merupakan calon PPPK Paruh Waktu yang telah ditetapkan oleh Kementerian PAN RB.

Ketua Aliansi Tenaga Honorer Non Database BKN (R4) DPW DIJ Gandi Fibri Atmoko menjelaskan kejadian itu.

Hampir seluruh polres di DIY peminat pembuatan SKCK cukup banyak berasal dari calon PPPK Paruh Waktu.

"Hari ini serentak, calon PPPK Paruh Waktu mengurus berkas SKCK," ucap Gandi, Kamis (11/9/2025).

Gandi menjelaskan, selama dua hari terakhir tenaga honorer telah mendapat informasi penetapan calon PPPK Paruh Waktu.

Untuk Kulon Progo pengumuman penetapan PPPK Paruh Waktu terjadi pada, Rabu (10/9/2025) lalu.

Usai pengumuman, calon PPPK yang masuk dalam penetapan akan melanjutkan ke tahapan pengisian daftar riwayat hidup (DRH).

Salah satu syarat pengisian DRH berupa dokumen surat tidak pernah dipidana dibuktikan dengan SKCK.

Hal inilah yang membuat pengunjung Polres Kulon Progo membeludak.

Bahkan PPPK Paruh waktu rela mengantri dan berdesakan untuk membuat SKCK.

"Rekan-rekan cukup antusias, bahkan rela antri menunggu," ungkapnya.

Gandi menjelaskan, membeludaknya pendaftar SKCK di kalangan PPPK Paruh Waktu cukup wajar.

Lantaran, penetapan pengusulan PPPK Paruh Waktu asal Kulon Progo mencapai 2.060 orang.

Kebanyakan dari mereka juga memilih mencari dokumen SKCK lebih awal.

Kendati batas pengisian DRH paling lambat 15 September, pendaftar lebih mengutamakan mencari SKCK terlebih dahulu.

Pasalnya, kebanyakan PPPK Paruh Waktu tak memiliki dokumen itu, dan enggan menunda proses.

Selain layanan SKCK, PPPK Paruh Waktu juga menyerbu RSUD Wates dan faskes milik pemerintah.

Sebab, syarat pengisian drh juga berkaitan dengan surat keterangan sehat dari faskes pemerintah.

Sementara itu, Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko membenarkan perihal memebludaknya pendaftar SKCK.

Mayoritas pendaftar SKCK merupakan PPPK Paruh Waktu yang tengah melengkapi berkas.

"Antriannya seribu lebih, tetap kami berikan pelayanan optimal," tegasnya.

Iptu Sarjoko menyampaikan, pengunjung membeludak pada layanan SKCK.

Biasanya pendaftar layanan tersebut hanya berkisar 40-50 orang setiap harinya.

Namun melonjak drastis di hari pemberkasan PPPK Paruh Waktu.

Membeludaknya pendaftar, membuat pihaknya menambah personel bantuan.

Lantaran, untuk menangani setiap pemohon agar mendapat pelayanan optimal.

Kondisi ruangan yang rak mampu menampung pengunjung membuat Polres Kulon Progo mengarahkan pemohon untuk mengambil SKCK di keesokan harinya.

Pihaknya memastikan, SKCK akan terproses secepatnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#polres kulon progo #layanan skck #membeludak #PPPK Paruh Waktu #skck #antusias #kementerian pan rb #penetapan calon PPPK Paruh Waktu #syarat