KULONPROGO - Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, membuat acara Jumat Curhat, di Balai Desa Jatirejo, Kapanewon Lendah, Jumat (12/1).
Pada acara itu, Kapolda DIY menampung keluhan masyarakat. Tak hanya keluhan yang berkaitan dengan kepolisian. Namun, juga keluhan lainnya.
Jumat Curhat menjadi agenda untuk mengakomodasi keluhan masyarakat. Acara itu bersifat santai sehingga keluhan masyarakat dapat dikeluarkan secara bebas.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta Sabtu 13 Januari, Ada Potensi Hujan Ringan di Dua Wilayah
Bahkan, Kapolda sempat berkelakar terkait nama belakangnya yakni Nainggolan. Namanya membuktikan kecintaan dia terhadap Kulonprogo, karena kesamaan dengan salah satu nama kapanewon di Kulonprogo yaitu Nanggulan.
Dalam pengantar sambutan, Kapolda DIY memberikan data-data terkait tingkat kriminalitas di Jogjakarta.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat pemilu ini wilayah Kulonprogo merupakan wilayah rawan dengan gesekan akibat politik.
Terlebih, musim pemilu berkaitan dengan knalpot brong dalam kampanye.
Baca Juga: Skuteris Merapat... Bripka Ratna Kurniawan Poles Vespa Rongsok Jadi Barang Mahal, Ada Seni dan Nilai Persaudaraan dalam VespaKapolda mengungkapkan, knalpot brong menjadi salah satu penyebab adanya gesekan diantara masyarakat.
Beberapa kasus yang diungkap menunjukkan pengaruh knalpot brong terhadap kejiwaan seseorang.
"Orang yang mentalnya belum siap dengan knalpot brong, bisa terpancing emosinya," ucapnya.
Baca Juga: TPA Piyungan Tiga Hari Buka, Sehari TutupSelain meladeni keluhan masyarakat yang berkaitan dengan kepolisian, Kapolda juga menerima keluhan lain.
Ia menjembatani keluhan masyarakat terhadap instansi lain seperti Bawaslu Kabupaten Kulonprogo.
Keluhan warga berkaitan dengan alat peraga kampanye yang menghalangi pandangan ketika sedang mengendari kendaraan bermotor.
Baca Juga: Gol Tandukan Carlton Morris Pada Masa Injury Time Gagalkan Pesta Kemenangan Burnley"Terkait APK dipertigaan, yang menghalangi pandangan mohon ditertibkan pak," ucap Daryono, salah seorang warga yang hadir pada acara itu.
Dalam sesi itu, Kapolda menjebatani masyarakat dengan Bawaslu, yang juga hadir. Kapolda menambahkan, pentingnya sinergitas peran dalam pengamanan pemilu.
Menanggapi penyataan warga, Bawaslu Kulonprogo memberikan tanggapan positif. Bawaslu segera akan mengeluarkan rekomendasi penertiban APK di beberapa titik yang menutupi pandangan. (cr7)