RADAR JOGJA - Sebanyak 31 penumpang mengalami luka pasca kecelakaan KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis.
Detailnya, 28 penumpang mengalami luka ringan, satu penumpang menjalani rawat jalan dan seorang penumpang jalani rawat inap.
Kapolres Kulonprogo AKBP Nunuk Setiyowati menuturkan total jumlah penumpang KA Argo Semeru sebanyak 472 orang. Sementara penumpang KA Argo Wilis sejumlah 288 orang.
"Adapun yang luka baik ringan maupun menjalani rawat inap sejumlah total 31 orang, terdiri dari 28 orang luka ringan sudah ditangani di tempat atau lokasi ini kemudian satu rawat inap dan dua rawat jalan," jelasnya ditemui di lokasi kejadian, Selasa (17/10).
Nunuk memastikan seluruh penumpang telah terevakuasi. Para penumpang yang dalam kondisi sehat langsung melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan Surabaya.
Tepatnya, setelah dijemput KA evakuator dan dibawa ke Stasiun Tugu Jogjakarta dan Stasiun Wates Kulonprogo.
"Evakuasi gerbong masih berproses. Nanti pastinya ini langkah-langkah yang sudah dilaksanakan oleh pihak KAI kita tunggu bersama, kapan bisa dilaksanakan evakuasi sehingga lalu lintas perkeretaapian bisa lancar," katanya.
Koordinator PSC 119 Dinas Kesehatan Kulonprogo Sigit Kuswanto menuturkan korban rawat inap atas nama inisial YPU warga Ajibarang Banyumas Jawa Tengah.
Pada awalnya, ada tiga penumpang yang menjalani rawat inap intens. Namun, dua penumpang diperbolehkan pulang karena kondisi telah membaik.
Untuk penumpang atas nama inisial YPU tengah menjalani rawat inap di RS Queen Latifah Wates. Dari deteksi awal mengalami luka pada kepala. Berupa post trauma akibat benturan yang menyebabkan pusing berat.
"Untuk kondisi masih syok terkait dengan terjadi benturan pada saat kereta anjlok. Mengeluhnya pusing berat sementara masih diobservasi, sudah lakukan tindakan awal oksigenasi ternyata masih belum berkurang untuk pusingnya jadi dirujuk ke RS Queen Latifa dan diobservasi dan dari Dokter IGD menyarankan untuk rawat inap untuk pemulihan," ujarnya. (dwi)