Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ORI DIY Soroti Dugaan LKS Berbayar dan Outing Class Wajib di Kulon Progo, DPRD Minta Evaluasi

A
Penulis: Anom Bagaskoro❯
RAPI: Tampak Sampul LKS besutan Disdikpora Kulon Progo dan dicetak oleh penerbit dalam bentuk buku - Kiriman Guru (Tidak Mau Disebutkan Namanya)
RAPI: Tampak Sampul LKS besutan Disdikpora Kulon Progo dan dicetak oleh penerbit dalam bentuk buku - Kiriman Guru (Tidak Mau Disebutkan Namanya)

Advertisement

 

KULON PROGO - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY menyoroti potensi praktik maladministrasi di lingkungan sekolah negeri di Kulon Progo.

Sorotan ini mengemuka menyusul munculnya aduan masyarakat terkait dugaan praktik jual beli lembar kerja siswa (LKS), penggalangan dana pendidikan, hingga kewajiban mengikuti kegiatan outing class.

Advertisement

Kepala Perwakilan ORI DIY Muflihul Hadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari salah satu orang tua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kulon Progo.

"Ada masyarakat yang melaporkan kepada kami. Sebenarnya masalah LKS ini merupakan bagian dari keluhan atas mekanisme penggalangan dana pendidikan," ujar Hadi, Rabu (7/10/2026).

Advertisement

Hadi menjelaskan, penanganan kasus jual beli LKS bermula dari laporan keluhan utama terkait penggalangan dana pendidikan sejenis SPP serta program outing class yang diwajibkan bagi seluruh siswa.

Padahal, penarikan dana sejenis SPP dan kewajiban outing class pada sekolah negeri tidak diperbolehkan.

Saat ini, ORI DIY telah memeriksa pihak sekolah beserta komite untuk mengumpulkan data dan keterangan.

Tim sedang menyusun kesimpulan akhir untuk menentukan ada atau tidaknya unsur maladministrasi.

Selain itu, ORI DIY juga berencana menerjunkan tim langsung ke sejumlah sekolah serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo untuk menelusuri regulasi yang berlaku.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dampak Kemarau Panjang, Debit Air Wisata Sungai Mudal Kulon Progo Menyusut Drastis

Dampak Kemarau Panjang, Debit Air Wisata Sungai Mudal Kulon Progo Menyusut Drastis

Dampak kemarau panjang yang menerjang kawasan Perbukitan Menoreh kian meluas.  Selain mengancam pasokan air bersih warga, kemarau parah tahun ini membuat debit air di Objek Ekowisata Taman Sungai Mudal, Kalurahan..

Rerata Lahan Pertanian di Kulon Progo Sempit, Bantuan Alsintan Tak Sesuai Kebutuhan Petani 

Rerata Lahan Pertanian di Kulon Progo Sempit, Bantuan Alsintan Tak Sesuai Kebutuhan Petani 

Bantuan Alsintan berupa mesin harvester diterima beberapa kelompok tani.Rerata Lahan Pertanian di Kulon Progo Sempit, Bantuan Alsintan Tak Sesuai Kebutuhan Petani 

Pengadaan Tanah Pengganti TKD Palihan Kulon Progo Masuk Babak Akhir, Dijadwalkan Cair 21 Oktober

Pengadaan Tanah Pengganti TKD Palihan Kulon Progo Masuk Babak Akhir, Dijadwalkan Cair 21 Oktober

Pengadaan tanah pengganti tanah kas desa (TKD) Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kulon Progo, akhirnya memasuki babak akhir. Warga terdampak kini dapat bernapas lega setelah proses pembayaran ganti rugi yang...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer