Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kulon Progo Minta Pemkab Jemput Bola Pastikan Bansos Tepat Sasaran

A
Penulis: Anom Bagaskoro❯
AMBIL: Warga penerima bantuan sosial di Kalurahan Giripeni melakukan verifikasi data sebelum mengambil beras dan minyak. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
AMBIL: Warga penerima bantuan sosial di Kalurahan Giripeni melakukan verifikasi data sebelum mengambil beras dan minyak. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

Advertisement

 

Advertisement

KULON PROGO - DPRD Kulon Progo meminta Pemkab Kulon progo jemput bola penerima bantuan sosial (bansos) yang saat ini bergulir.

Tujuannya agar bansos tepat sasaran.

Langkah ini tindak lanjut seiring adanya temuan ketidaksesuaian penerima bansos yang merupakan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) dan warga mampu.

Advertisement

Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin menyampaikan, pemerintah kalurahan mengeluhkan banyaknya temuan ketidaksesuaian penerima bantuan sosial.

Temuan tersebut sempat menjadi diskusi di lembaga legislatif.

Dari temuan itu, paling mencolok ialah penerima bansos merupakan kelompok masyarakat mampu, seperti pengusaha hingga pensiunan PNS.

Kebalikannya juga ditemukan, masyarakat kurang mampu justru tidak mendapatkan bantuan.

"Justru kami melihat, kelompok masyarakat kurang mampu tak menerima bantuan sosial," ucap Aris, Senin (21/9/2026).

Aris menyampaikan, permasalahan ketidaktepatan sasaran penerima bansos berasal dari data desil yang tercantum dalam data terpadu sosial ekonomi nasional (DTSEN).

DTSEN memiliki fungsi dalam penetapan sasaran penerima bansos, baik program keluarga harapan, hingga bantuan pangan bersumber APBD.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Data DTSEN Bermasalah, Dukuh di Kulon Progo Temukan Pensiunan ASN Terima Bansos Beras

Data DTSEN Bermasalah, Dukuh di Kulon Progo Temukan Pensiunan ASN Terima Bansos Beras

Penataan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mulai memicu persoalan baru di lapangan. Saat penyaluran bantuan sosial (bansos) beras dari Bulog, didapati banyak penerima yang tidak tepat sasaran,..

DPD RI Kritik Carut-Marut Penataan Desil DTSEN, Minta Pemerintah Tidak Bebani Rakyat Kecil

DPD RI Kritik Carut-Marut Penataan Desil DTSEN, Minta Pemerintah Tidak Bebani Rakyat Kecil

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengkritik keras karut-marut penataan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai memberatkan masyarakat kecil. Praktik di lapangan yang mewajibkan warga...

Turun ke Lapangan, DPRD Kota Jogja Kawal Hak Warga Terdampak Desil DTSEN

Turun ke Lapangan, DPRD Kota Jogja Kawal Hak Warga Terdampak Desil DTSEN

Carut-marut pendataan desil dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) memicu gejolak di tengah masyarakat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer