Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sepekan Ramadan Cabai dan Bawang Mulai Turun, tapi Migor Susah Dicari di Kulon Progo

A
Penulis: Anom Bagaskoro❯

 


Advertisement

TPID DIJ menanyakan harga kebutuhan pokok ke penjual di Pasar Sewu Galur.
TPID DIJ menanyakan harga kebutuhan pokok ke penjual di Pasar Sewu Galur.

KULON PROGO - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIJ melakukan pemantauan harga dan stok barang di Pasar Sewu Galur, Selasa (24/2). Hasil pemantauan menunjukkan stok kebutuhan pokok terjamin dengan harga komoditas yang relatif stabil menjelang Lebaran.

Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setprov DIJ Eling Priswanto menjelaskan, pemantauan merupakan agenda rutin menjelang lebaran. Tujuannya, memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia. Dia berharap masyarakat tidak panic buying.

Advertisement

“Karena kalau membeli berlebihan justru akan timbul gejolak harga," ucap Eling di Pasar Sewu Galur, Selasa (24/2).

Termasuk dengan alasan ketakutan habis stok kebutuhan pokok. Lantaran, tindakan tersebut justru memicu kenaikan harga dan berdampak pada gejolak pasar. Utamanya menjelang Lebaran, dengan tingkat konsumsi masyarakat cukup tinggi.

Hasil pemantauan memastikan stok komoditas kebutuhan pokok masih mudah didapat masyarakat. Sedangkan dari segi harga, kebutuhan pokok relatif stabil. "Pasokannya aman, mulai dari sayuran, ayam, telur, hingga beras," ungkapnya.

Advertisement

Eling menjelaskan, beberapa komoditas barang seperti bawang merah memang mengalami kenaikan.

Kondisi itu dinilai cukup wajar, mengingat demand pembelian dari masyaralat cukup tinggi. Pihaknya mengklaim, harga komoditas cabai juga mengalami penurunan. Lantaran, pasokan komoditas cabai mulai berangsur membaik.

Hasil pemantauan secara jelas menggambarkan kondisi pasar jelang lebaran. TPID DIJ mengklaim harga dan pasokan kebutuhan pokok akan aman menghadapi lebaran nanti.

Kepastian kebutuhan pokok ini juga sejalan dengan inflasi daerah yang sangat terjaga di kisaran 2,5 persen. Jika melihat kondisi pasar saat ini, Inflasi Februari cukup terjaga.

Sementara itu, pedagang Sembako di Pasar Sewu Galur Sartini membenarkan harga kebutuhan pokok relatif stabil akhir-akhir. Walaupun sejumlah komoditas seperti bawang dan cabai naik, penjualannya tergolong tak lesu.

"Yang justru kesulitan itu komoditas minyak, saya susah mencarinya," ungkapnya.

Kendati harga stabil, pedagang yang telah berjualan sejak 30 tahun lalu itu mengaku kesulitan memperoleh minyak kemasan. Minyak kemasan merek tertenyu dan minyak subsidi pemerintah sulit didapat pedagang. Padahal permintaan masyarakat cenderung mengalami kenaikan menjelang lebaran. (gas/pra)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perluasan Tambang Ancam 16 Kalurahan di Kulon Progo, Walhi Desak Gubernur DIY Bertanggung Jawab

Perluasan Tambang Ancam 16 Kalurahan di Kulon Progo, Walhi Desak Gubernur DIY Bertanggung Jawab

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendesak Gubernur DIY untuk bertanggung jawab atas ancaman kerusakan lingkungan akibat perluasan wilayah pertambangan (WP) di Bumi Binangun..

Pemkab Kulon Progo Perluas Jaringan Air Bersih PDAM ke Perbukitan Menoreh Mulai 2027

Pemkab Kulon Progo Perluas Jaringan Air Bersih PDAM ke Perbukitan Menoreh Mulai 2027

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo berkomitmen mempermudah akses air bersih bagi masyarakat di Bumi Binangun. Mulai tahun 2027 mendatang, wilayah Perbukitan Menoreh akan mulai disasar untuk perluasan sambungan di

Bagian dari Keistimewaan, 1.554 Kasus Pertanahan Kalurahan hingga Kasultanan Bakal Rampung 2029

Bagian dari Keistimewaan, 1.554 Kasus Pertanahan Kalurahan hingga Kasultanan Bakal Rampung 2029

Bagian dari Keistimewaan, 1.554 Kasus Pertanahan Kalurahan hingga Kasultanan Bakal Rampung 2029 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer