Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Kulon Progo Genjot Program Usaha Perhutanan Sosial

A
Penulis: Anom Bagaskoro❯
BANTUAN: Anggota DPR RI memberikan bibit tanaman bagi petani hutan. 
BANTUAN: Anggota DPR RI memberikan bibit tanaman bagi petani hutan. 

KULON PROGO - Usaha Perhutanan Sosial tengah menjadi fokus Pemkab Kulon Progo.


Advertisement

Lantaran, perhutanan sosial memberdayakan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan dukungan pemkab dalam memanfaatkan kawasan hutan.

Tentu, pemanfaatan tak boleh merusak kelestarian hutan, sesuai dengan tujuan awal perhutanan sosial.

Advertisement

"Kami mendukung prgram pemerintah pusat, yaitu memanfaatkan kawasan hutan tanpa merusak," ucap Agung, Selasa (9/12/2025).

Agung menjelaskan, beberapa kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) telah berdiri atas dasar kesadaran masyarakat.

Terutama masyatakat yang berdekatan dengan suaka margasatwa ataupun hutan lindung.

Advertisement

KUPS di Kulon Progo tak hanya mengolah tanah berdampingan dengan hutan, namun juga ikut melestatikan ekosistem yang ada.

Oleh sebab itu, pemkab mendukung upaya KUPS di Kulon Progo.

Lantaran, pemberdayaan masyarakat dapat dimaksimalkan.

Selain itu, pemkab mengupayakan optimalisasi hasil.

Beragam bantuan disiapkan, terutama bimbingan teknis untuk KUPS. Khususnya dalam pengolahan hasil panen hutan sosial.

Sebelumnya, Pemkab Kulon Progo menerima kunjungan dari Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto ke salah satu KUPS di Kulon Progo, Senin (8/12/2025).

Kunjungan tersebut, mewujudkan peran pemerintah dalam mendukung perhutanan sosial.

Lantaran, terdapat beragam bantuan bibit yang disalurkan.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyampaikan terdapat sejumlah bantuan yang diperuntukan untuk 14 KUPS.

Di antaranya, enam ribu batang indogrofera dan 1,2 ton empon-empon.

Bantuan tersebut diharapkan dapat ditanam di kawasan hutan, dan dirawat agar mendapatkan hasil panen optimal.

"Bantuan wujud komitmen mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui perhutanan sosial," ungkapnya. (gas)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bagian dari Keistimewaan, 1.554 Kasus Pertanahan Kalurahan hingga Kasultanan Bakal Rampung 2029

Bagian dari Keistimewaan, 1.554 Kasus Pertanahan Kalurahan hingga Kasultanan Bakal Rampung 2029

Bagian dari Keistimewaan, 1.554 Kasus Pertanahan Kalurahan hingga Kasultanan Bakal Rampung 2029 

Ratusan Pelayat Lepas Gandung Pardiman, Ora Pelit, Sering Ngajak Ngopi sebelum ke Jakarta

Ratusan Pelayat Lepas Gandung Pardiman, Ora Pelit, Sering Ngajak Ngopi sebelum ke Jakarta

Ratusan pelayat menghadiri pemakaman politikus senior Partai Golkar Gandung Pardiman di makam keluarga, Padukuhan Kerjo 2, Genjahan, Ponjong, Gunungkidul, Selasa (27/10). 

Tanpa Kucuran Dana APBD Kulon Progo, Manunggal Fair 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang

Tanpa Kucuran Dana APBD Kulon Progo, Manunggal Fair 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang

Bupati Kulon Progo menggunting pita di gerbang masuk menandai pembukaan Manunggal FairTanpa Kucuran Dana APBD Kulon Progo, Manunggal Fair 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer