RADAR JOGJA – Pemkab Kulonprogo melalui Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo kembali menyalurkan bantuan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Atap Lantai Dinding (Aladin) kepada enam warga di Kalurahan Purwosari dan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo.

Keenam penerima bantuan diantaranya Purwanto dan Habib Musthofa warga Kalurahan Purwosari. Serta Tri Ngudiyono, Suwarno dan Sumarni warga Kalurahan Jatimulyo. Masing-masing menerima bantuan RTLH sebesar Rp 20 juta. Sementara satu warga atas nama Suparman warga Kalurahan Purwosari menerima bantuan Aladin sebesar Rp 7,5 juta.
“Program ini harus terus digiatkan, sebab sarat dengan nilai gotong-royong yang hebat dan memupus kemiskinan di Kulonprogo,” ucap Pj Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana disela penyaluran bantuan di Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, kemarin (5/8).

Dijelaskan, bantuan bedah rumah kali ini dialokasikan kepada enam penerima di dua Kalurahan. “Ini upaya Pemkab dalam hal ini Baznas bagaimana supaya pada saatnya semua rumah di Kulonprogo layak huni, tahap demi tahap diperbaiki melalui program bedah rumah,” jelasnya.
Dikatakan, rumah layak huni tentu memiliki kaidah kesehatan dan tentunya memberikan kenyamanan bagi penghuninya. “Saya mengapresiasi peran serta gotong royong swadaya masyarakat dalam menuntaskan program ini,” katanya.

Lurah Purwosari, Sri Murtini mengucapkan terimakasih warga mendapat bantuan bedah rumah. Bantuan tersebut sejauh ini sangat bermanfaat, sebab kondisi ekonomi warga penerima memang butuh uluran tangan untuk memiliki rumah yang layak dan sehat untuk dihuni. “Kondisi rumahnya memang seperti itu, jauh dari kata layak huni, mereka betul-betul membutuhkan bantuan tersebut, warga siap bergotong-royong, swadaya membantu,” ungkapnya. (tom/bah)

Kulonprogo