RADAR JOGJA – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo optimistis bisa menyelesaikan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di akhir tahun mendatang. Berbagai upaya percepatan pun dilakukan, termasuk menggandeng lembaga negeri hingga swasta untuk membantu kegiatan vaksinasi anak.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati menyampaikan, adapun capaian vaksinasi dosis pertama pada anak usia 6-11 tahun di Kulonprogo telah mencapai 39,78 persen atau sudah menyasar 14.108 anak. Sementara untuk total keseluruhan anak-anak yang menjadi sasaran vaksinasi mencapai 35.457 anak.

Baning menyatakan, pihaknya optimistis bisa menyelesaikan tahapan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun tersebut hingga 31 Desember 2020 mendatang. Terlebih, dalam dua hari ke depan ini gugus tugas juga telah berkoordinasi dengan seluruh sekolah, lembaga negeri hingga swasta untuk membantu berbagai kegiatan percepatan vaksinasi anak di Kulonprogo.

“Kami optimistis seratus persen TK dan SD termasuk SLB yang menjadi sasaran bisa melaksanakan vaksinasi,” terang wanita yang juga menjabat sebagai sekertaris dinas kesehatan kemarin (29/12).

Badan Intelijen Negara (BIN) DIJ merupakan salah satu pihak yang ditunjuk untuk membantu vaksinasi anak di Kulonprogo. Dalam pelaksanaan vaksinasinya, lembaga negara tersebut melakukan vaksinasi door to door dengan langsung mendatangi sekolah.

Koordinator vaksinasi Kulonprogo BIN DIJ, Wury Atmaja mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi anak 6-11 tahun pihaknya menyasar beberapa SD dan TK di Kulonprogo. Salah satu yang disasar yakni SD Negeri Krembangan di Kapanewon Panjatan. “Dalam vaksinasi anak-anak ini kami menargetkan 398 anak,” ujar Wury disela kegiatan vaksinasi.

Potensi kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI juga menjadi salah satu perhatian pemerintah. Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo Sri Budi Utami mengaku telah membentuk tim khusus KIPI anak-anak.

Dalam pembentukan tim tersebut, Dinkes Kulonprogo juga melibatkan dokter spesialis anak. Para dokter tersebut akan bertugas memantau perkembangan dan dampak yang dirasakan anak-anak setelah disuntik vaksin Covid-19 berjenis Sinovac. “Kami pastikan tim akan bergerak cepat melakukan tindakan apabila dibutuhkan,” terang Sri. (inu/bah)

Kulonprogo