RADAR JOGJA – Pemkab Kulonprogo melalui Dinas Perdagangan menggelar Gumregah PKL Bangkit di Pasar Percontohan Sentolo mulai 18- 24 November 2021. Dalam acara tersebut pedagang didorong untuk memaksimalkan potensi halaman pasar sebagai upaya memulihkan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kulonprogo Iffah Mufidati mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk memulihkan ekonomi masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19. Yakni dengan mengoptimalkan halaman pasar sebagai ruang usaha bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sentolo.

Dikatakan Iffah, adanya kegiatan Gumregah PKL Bangkit diharapkan dapat memberikan kesempatan serta ruang usaha bagi para pedagang kreatif lapangan yang legal, aman serta nyaman. Selain itu, halaman Pasar Percontohan Sentolo yang berada di pinggir jalan raya juga dinilai cukup potensial. Dikarenakan dapat berfungsi sebagai mini rest area bagi pengendara jarak jauh yang melewati Jalan Jogja-Wates.

Dalam kegiatan yang digelar selama hampir sepekan itu, diketahui total pedagang yang ikut berpartisipasi ada sebanyak 37 pedagang. Dengan rincian 23 pedagang kuliner dari Pasar Senja Sentolo, sembilan pelaku UMKM dan sembilan pedagang berbagai macam barang atau klitikan.

“Pengendara jarak jauh nantinya bisa beristrirahat sambil menikmati kuliner dengan membeli dari pedagang di kawasan ini,” ujar Iffah disela pembukaan kegiatan, Kamis (18/11).

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap kegiatan tersebut bisa menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat yang sempat melamban karena pandemi Covid-19. Ia mengatakan, PKL merupakan salah satu sektor usaha yang paling terdampak karena situasi pandemi. Dengan kegiatan itu, ia juga ingin nantinya halaman Pasar Sentolo semakin dikenal oleh masyarakat luas dan kegiatan jual beli di kawasan tersebut semakin hidup.

Lebih lanjut, Sutedjo juga mengajak masyarakat untuk datang meramaikan kegiatan Gumregah PKL Bangkit di Pasar Percontohan Sentolo. Sehingga ekonomi para pedagang di kawasan tersebut kembali bergerak dan menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan salah satu rujukan wisata kuliner bagi masyarakat Kulonprogo maupun pengguna jalan.

“Harapannya ini menjadi salah satu jalan keluar bagi sebagian masyarakat untuk menggerakan roda ekonomi dan menghidupkan suasana di Pasar Percontohan Sentolo,” ujar Sutedjo. (inu/bah)

Kulonprogo