RADAR JOGJA – Gugus tugas penanganan Covid-19 Kulonprogo tengah menyusun rencana pengambilan swab PCR bagi siswa. Hal tersebut guna memastikan kelancaran pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berjalan sampai saat ini.

Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan, terkait dengan upaya tersebut pihaknya tengah melakukan rapat untuk pelaksanaannya. Dimana akan dibahas berbagai persiapan terkait dengan tahapan serta siswa dan sekolah yang akan disasar untuk pelaksanaan swab PCR acak. “Hingga saat ini masih kami persiapkan (pelaksanaan swab acak bagi siswa) dan baru akan dirapatkan dalam minggu ini,” ujar Baning saat dikonfirmasi Radar Jogja, Selasa (2/11).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Rina Nuryati menyampaikan, untuk pengambilan sampel akan menyasar 10 persen siswa dan tenaga pendidik yang sekolahnya sudah menggelar PTM. Artinya bisa dilakukan kepada 30 siswa atau 3 pendidik dengan jumlah siswa yang berjumlah 300 orang.

Sementara terkait dengan tujuan swab acak itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Arif Prastowo menyampaikan, langkah tersebut diambil untuk memastikan PTM benar-benar berjalan aman bagi siswa maupun guru di wilayahnya. Prioritas pengambilan swab acak tersebut akan menyasar sekolah yang berada di wilayah perkotaan.

Dipilihnya sekolah di kawasan perkotaan, lanjut Arif, mengingat jumlah siswa diperkotaan jauh lebih banyak dibandingkan dengan kawasan pinggiran. Tercatat total sudah 65 sekolah atau seluruh SMP di Kulonprogo telah menggelar PTM. Sementara untuk jenjang SD sudah ada sekitar 300-an sekolah yang menggelar PTM dari total 337 sekolah. “Pengambilan sampel ini perlu dilakukan untuk memastikan PTM berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan. Untuk SMP sudah semuanya PTM dan SD sudah 300-an” ucap Arif. (inu/bah)

Kulonprogo