RADAR JOGJA – Uji coba pembukaan kembali destinasi wisata resmi dilakukan setelah melonggarnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kulonprogo. Salah satu destinasi wisata yang dikelola pemerintah setempat, yakni Pantai Glagah dipadati ribuan wisatawan saat akhir pekan kemarin.

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Glagah Agus Subiyanto mengatakan, pada hari akhir pekan kemarin tercacat ada 7.084 wisatawan yang masuk ke Pantai Glagah. Rinciannya, 1.632 wisatawan pada hari Sabtu (23/10) dan 5.452 wisatawan pada hari Minggu (24/10).

Ia menjelaskan, meski Pantai Glagah berada di wilayah DIJ, mayoritas wisatawan yang datang justru mayoritas berasal dari luar daerah. Banyak wisatawan diantaranya berasal dari Jakarta, Kedu, Solo serta beberapa daerah di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Meski wisatawan tergolong membeludak, Agus mengaku pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan. Seperti melakukan pemeriksaan suhu tubuh serta mewajibkan wisatawan untuk menggunakan masker.

Pengelola wisata diketahui juga sudah membentuk satuan tugas (satgas) yang mengawasi penerapan protokol kesehatan wisatawan. Dimana untuk anggota dibentuk dengan melibatkan Satgas Covid-19 tingkat kalurahan.
“Kami juga gunakan aplikasi Peduli Lindungi, namun masih terkendala sinyal. Sehingga petugas kami mengatasinya dengan meminta wisatawan menunjukkan kartu vaksin,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin (25/10).

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Kulonprogo resmi melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata yang pada Sabtu (23/10). Total ada 31 wisata yang di wilayah tersebut yang dibuka secara terbatas.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito mengatakan, beroperasinya destinasi wisata di Kulonprogo merujuk pada turunnya level PPKM di wilayah tersebut. Dimana dari yang sebelumnya level 3 kini telah turun menjadi level 2. Dengan kebijakan tersebut beberapa pembatasan pun akhirnya bisa diperlonggar.

Total, sebutnya ada 31 destinasi wisata yang diajukan untuk bisa dilakukan uji coba pembukaan. Dimana 29 antaranya telah dilengkapi QR Code aplikasi Peduli Lindungi dan sisanya akan segera menyusul,” ujar Joko. (inu/bah)

Kulonprogo