RADAR JOGJA – Niatnya mengamankan gelaran pemilihan lurah (pilur) serentak, jajaran Polres Kulonprogo justru mendapati ratusan botol minuman beralkohol (mihol) berhasil disita aparat kepolisian di beberapa tempat penjualan.

Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini mengatakan, pelaksanaan operasi cipta kondisi untuk pengamanan pilur serentak sendiri dilaksanakan jajarannya pada Jumat dan Sabtu (22-23/10). “Total ada 16 TKP yang diperiksa dalam operasi tersebut,” ujar Fajarini, kemarin (24/10).

Dari hasil operasi tersebut petugas berhasil menyita sebanyak 102 botol mihol berbagai jenis yang dijual tanpa ijin edar. Dilakukannya penyitaan terhadap ratusan botol mihol itu, terang Kapolres, lantaran miras sering disalahgunakan untuk kegiatan mabuk-mabukan usai pelaksanaan pilur. Hal tersebut bisa berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.”Kami juga meminta masyarakat bersinergi dengan instansi kepolisian dalam upaya pemberantasan mihol ini. Kami berharap masyarakat berani melapor jika ada yang peredaran dan penyalahgunaan mihol,” imbuh Fajarini.

Terkait dengan pelaksanaan pilur di Kulonprogo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Kelurahan Berencana (DPMP2KB) Kulonprogo Ariadi mengatakan, ada 68 kalurahan yang menjadi yang menyelenggarakan pilur serentak. Dalam kegiatan tersebut nantinya tiap wilayah akan melakukan pemilihan kepala desa atau lurah untuk memimpin pemerintahan di tingkat desa. (inu/pra)

Kulonprogo