RADAR JOGJA – DINAS Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo (Disdikpora) memastikan 90 persen sekolah di wilayah tersebut telah memiliki izin untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Artinya, hampir sebagian besar sekolah di Kulonprogo telah siap dengan menggelar kegiatan belajar secara langsung.

Kepala Disdikpora Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan, adapun jumlah sekolah yang telah mengantongi izin PTM pada jenjang SMP tercatat telah mencapai lebih dari 90 persen. Sementara pada jenjang SD telah mencapai sekitar 50 persen.

“Pada jenjang SD sudah lebih dari 50 persen dari 348 jumlah SD untuk yang memiliki izin. Sementara untuk SMP sudah sekitar 60 an dari 65 SMP,” terang Arif saat dikonfirmasi Senin, (19/10).

Arif menyatakan, dengan sudah terbitnya izin tersebut, nantinya sekolah bisa menggelar PTM dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Ia pun meminta agar pihak sekolah agar selalu berhati-hati terhadap potensi penularan virus. Guna mengantisipasi terjadinya klaster penularan selama terlaksananya PTM.

Terkait capaian vaksinasi bagi pelajar, ia menyampaikan bahwa sudah hampir semua siswa pada jenjang SMP di Kulonprogo telah menjalani vaksinasi Covid-19. Sementara untuk jenjang SD, hanya siswa yang berusia lebib dari 12 tahun yang telah divaksin. “Untuk siswa SD berusia lebih dari 12 tahun, yang telah divaksin sudah berjumlah 700 siswa dari 1.400 sasaran,” terang Arif.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan bahwa apabila ditemukan kasus penularan di sekolah maka pembelajaran tatap muka bisa dihentikan sementara. Selama penghentian tersebut nantinya pihak sekolah harus melakukan sterilisasi dan memastikan sekolah sudah benar-benar aman untuk kembali menggelar PTM.

Ia pun memastikan, pihaknya bakal melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan PTM maupun kesehatan siswa dan pengajar.”Kami juga dorong pihak sekolah untuk bisa assessment terhadap siswa dan guru yang terindikasi Covid-19,” ungkapnya. (inu/bah)

Kulonprogo