RADAR JOGJA – DINAS Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) bagi sekolah jenjang taman kanak-kanak Rabu (2/6). Dalam simulasi di hari pertama belum menemui kendala serius.

Kepala Disdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo mengatakan pihaknya mengambil empat sampel taman kanak-kanak (TK) di wilayah Kulonprogo. Masing-masing kapanewon mewakilkan dua sekolah dan tiap kelas diisi maksimal lima anak.

Lanjutnya, apabila hasil simulasi tersebut nantinya bagus, maka akan jadi acuan untuk TK lain di wilayah Kulonprogo yang diketahui jumlahnya hingga seratus unit. “Tidak menutup kemungkinan juga akan diterapkan di taman bermain atau pendidikan anak usia dini (PAUD),” kata Arif Rabu (2/6).

DOKUMENTASI HUMAS PEMKAB KULONPROGO

Arif menambahkan selain jenjang TK, pihaknya juga menggelar simulasi di seluruh SD dan SMP di Kulonprogo yang dilaksanakan selama tiga hari. Hasilnya, Disdikpora belum menemui kendala serius.

Sementara itu, Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati mendorong agar vaksinasi bagi tenaga kependidikan bisa segera diselesaikan. Sehingga harapannya saat PTM digelar nanti tidak asa kendala.

Politikus PDI Perjuangan ini menyadari bahwa tenaga medis merupakan fokus dari tahapan vaksin Covid-19 saat ini. Namun demikian, disisi lain pihaknya juga mendapat keluhan dari para tenaga pendidik di tingkat SMP yang sama sekali belum tersentuh vaksin.

Untuk itu, dia berharap agar mereka (guru) bisa didahulukan. Terlebih tahapan uji coba PTM juga akan dilaksanakan paling lambat tahun ajaran 2021/2022. (inu/bah)

Kulonprogo