RADAR JOGJA- Sebanyak 1,5 kuintal cabai yang ditanam di lahan pasir Pos Polairud Congot sukses dipanen oleh Kapolda DIJ, Kamis (1/4). Hasil panen itu kemudian dibagikan kepada masyarakat guna mendukung program ketahanan pangan ditengah masa pandemi seperti saat ini.

Kapolda DIJ, Irjen Pol. Asep Suhendar menyampaikan, bahwa cabai yang berhasil di panen merupakan hasil dari pemanfaatan lahan pasir di sekitar Pos Polairud Congot yang bekerjasama dengan masyarakat sekitar. Dari lahan seluas 2.000 meter persegi tersebut ada sebanyak 1,5 kuintal cabai merah keriting yang dipanen.

Adapun hasil panen itu kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar bersama dengan paket sembako. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian instansi kepolisian untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat di tengah masa pandemi.

“Hari ini kami berhasil panen sebanyak 1,5 kuintal cabai di lahan di Pos Polairud Congot seluas 2.000 hektar. Hasil panen ini akan kami bagikan kepada masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan,” ujarnya disela panen.

Asep menambahkan, bahwa kegiatan penanaman cabai itu juga upaya dari Polri bersama masyarakat. Untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur disekitar pantai supaya bisa lebih produktif. Salah satunya dengan menanam komoditas cabai yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.

“Kami berharap Pemda dan TNI juga bisa ikut memanfaatkan lahan-lahan di tempat lain,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan, bahwa potensi budidaya cabai memiliki potensi yang cukup besar. Sebab, cabai merupakan salah satu bumbu masakan yang dibutuhkan oleh warung hingga produsen produk makanan olahan.

Sutedjo pun berharap agar produksi cabai bisa lebih ditingkatkan lagi. Khususnya dengan memanfaatkan lahan pasir supaya lebih produktif.

“Tentunya ini menjadi salah satu kebanggaan kita bersama bahwa lahan yang mayoritas pasir bisa menghasilkan produksi cabai dengan hasil yang luar biasa,” ujarnya. (inu/sky)

Kulonprogo