RADAR JOGJA-  Data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo hingga tanggal 29 Maret 2021,  masih memiliki satu RT zona oranye dan 252 zona kuning. Sementara zona hijau tercatat ada 4.225 RT.

Oleh karena itu Peran Posko Satgas Covid-19 di tingkat kalurahan selama Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) Mikro di Kulonprogo disebut mampu mencegah zona merah penularan Covid-19.

Namun demikian pemerintah setempat juga masih punya pekerjaan untuk menekan zona oranye dan zona kuning.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan, peran posko satgas di tingkat kalurahan merupakan salah satu cara menekan zona merah di wilayahnya. Sebagaimana diketahui, sampai saat ini wilayah Kulonprogo belum mencatat adanya zona merah selama penerapan PTKM Mikro.

Hal tersebut tentu tidak lepas dari peran posko untuk mengedukasi masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan. Serta mencegah kegiatan yang mungkin menjadi klaster penularan. Sehingga kasus penularan pun bisa dicegah.

Dengan adanya posko di setiap kalurahan kini masyarakat juga telah bisa melakukan penanganan jenazah Covid-19 secara mandiri. Namun tetap dilakukan pendampingan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Catatan dari gugus tugas, peran posko di tiap kalurahan yang ada di Kulonprogo sudah melakukan tugasnya secara optimal. Mayoritas memang sudah melakukan sesuai ketugasanya,” ujarnya Rabu (31/3).

Fajar menambahkan, meksi belum ada catatan zona merah, Fajar mengaku pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat terhadap zona oranye dan kuning agar tidak berubah merah. Salah satunya adalah melarang kegiatan yang mengundang masyarakat seperti hajatan dengan hiburan. “Hajatan dengan hiburan diperbolehkan digelar di zona hijau,”tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Sri Budi Utami mengatakan, jumlah penularan Covid-19 masih tergolong tinggi. Dimana kasus penularan banyak didominasi dari klaster keluarga.

Untuk itu diharapkan masyarakat bisa tetap menerapkan protokol kesehatan meski sudah berada didalam rumah.

Hingga 30 Maret 2021, setidaknya kasus konfirmasi positif di Kulonprogo sudah mencapai 3.870 kasus. Dari jumlah tersebut 49 orang isolasi di rumah sakit, 737 isolasi mandiri, 2.478 telah selesai isolasi, 527 kasus sembuh dan 79 meninggal.

“Secara umum sudah aman, memang kasus positif Covid-19 masih tinggi dan posko mikro di kalurahan sudah gerak. Namun diharapkan sinergitas antar lembaga bisa lebih diperkuat,” ujarnya. (inu/sky)

Kulonprogo