RADAR JOGJA- Geliat pariwisata di tengah masa pandemi Covid-19 mulai kembali digiatkan. Salah satunya oleh Badan Otoritas Borobudur (BOB). Sebanyak tujuh desa di tiga kabupaten menjadi sasaran pelatihan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di desa wisata.

Direktur Industri dan Kelembagaan BOB Bisma menuturkan, sebanyak tiga kabupaten yakni Kulonprogo, Purworejo dan Magelang yang menjadi sasaran pelatihan desa wisata tersebut.

Khusus di Kulonprogo, desa wisata yang menjadi sasaran pelatihan adalah Kalurahan Ngargosari, Kalurahan Gerbosari dan Kalurahan Pagerharjo Kapanewon Samigaluh.

Adapun bentuk pelatihan yang diberikan, tentang CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Enviroment Sustainability). Kemudian materinya tentang sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan pernyataan sikap adaptasi kebiasaan baru.

“Kami juga berikan materi tentang penghitungan carrying capacity, alur wisatawan, pemetaan zonasi wisatawan, traffic management di destinasi dan verifikasi kesiapan pengelola dalam menyambut AKB,”katanya disela pelatihan di Balai Desa Ngargosari, Rabu (24/3).

Sementara terkait dengan tujuan pelatihan itu, Bisma berharap bisa meningkatkan pengetahuan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah masa pandemi. Menurutnya, pelatihan tersebut penting agar sektor pariwisata bisa bangkit dan siap menghadapi adaptasi kebiasaan baru.

Namun demikian, dia menyampaikan bahwa dalam proses penerapan adaptasi kebiasan baru di destinasi wisata ini memang butuh penyesuaian. Sehingga perlu adanya sosialisasi menyeluruh kepada seluruh elemen termasuk kepada wisatawan.

“Protokol kesehatan yang telah disusun perlu disosialisasikan kepada pengelola daya tarik wisata agar bersiap dan sebagai upaya untuk memenuhi protokol tersebut,” katanya.

Bisma menambahkan, pelatihan pendampingan oleh BOB tersebut dilaksanakan pada 15 Maret hingga 6 April mendatang. Total ada tujuh desa wisata yang sasaran pelatihan.

Diantaranya, Desa Pandanrejo Kecamatan Kaligesing  Purworejo, Desa Sedayu Kecamatan Muntilan Magelang, Desa Benowo Kecamatan Bener Purworejo,  Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman Magelang,  Kalurahan Ngargosari Kapanewon Samigaluh Kulonprogo Kalurahan Gerbosari Kapanewon Samigaluh Kulonprogo dan Kalurahan Pagerharjo Kapanewon Samigaluh Kulonprogo.

“Nantinya desa wisata yang sudah menerapkan protokol kesehatan akan mendapat pengakuan berupa sertifikat Self Declare. Sehingga meningkatkan rasa kepercayaan kepada wisatawan saat berkunjung,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito mengatakan, pihaknya mendukung terkait pelatihan yang digelar oleh BOB. Menurutnya hal itu akan meningkatkan upaya persiapan kepada pengelola desa wisata dalam penerapan adaptasi kebiasaan baru.

Sehingga nantinya, apabila pandemi Covid-19 sudah melonggar maka pengelola wisata sudah tidak lagi bingung menerima tamu. Serta tetap bisa sesuai penerapan protokol kesehatan.

“Dalam pelatihan ini ada teori dan praktek, harapannya setelah diedukasi mereka siap menerima tamu di tengah masa pandemi Covid-19,” katanya. (inu/sky)

Kulonprogo