RADAR JOGJA – Krumpyung Hip Hop PATA resmi menjadi jingle pariwisata Kulonprogo. Musik hip-hop bernuansa angguk karya musisi lokal itu rencananya akan diputar di seluruh Usaha Jasa Pariwisata (UJP) yang ada di Kulonprogo.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito mengatakan, musik tersebut diharapkan bisa menjadi sebuah ciri khas untuk pariwisata di Kulonprogo. Musik bernuansa hip-hop dengan aransemen alat musik tradisional itu rencananya akan diputar dan menjadi pengiring seluruh UJP yang ada di Kulonprogo. “Mulai dari destinasi wisata hingga jasa perhotelan,” ujarnya di sela launching, Jumat (26/2).

Joko mengatakan, belum adanya musik khas pariwisata di Kulonprogo menjadi dasar pihaknya mengenalkan jingle tersebut. Selama ini banyak UJP di Kulonprogo justru memutar musik yang berasal dari daerah lain. Jumlah total UJP yang terdata mencapai 90 usaha. “Kami perkenalkan musik yang akan menghiasi usaha-usaha pariwisata di Kulonprogo. Musik hip-hop dengan nuansa angguk ini akan menjadi ciri khas, sehingga tidak lagi menggunakan musik daerah lain,” ujar Joko.

Selain mengenalkan jingle pariwisata, dalam kegiatan tersebut Joko juga menyampaikan tentang rencana kegiatan pariwisata yang akan berjalan di situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Ada dua model yang sudah disiapkan, yakni model pertama dengan menggelar kegiatan pariwisata seperti biasa apabila situasi memungkinkan. Sementara model kedua adalah menggelar kegiatan pariwisata akan digelar berbeda agar aman dari penularan virus Covid-19.

Sementara itu Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap dengan adanya musik pariwisata ini dapat menjadi penyemangat para pelaku usaha yang kini tengah terpuruk karena situasi pandemi. Dengan adanya jingle dari musisi lokal itu juga menjadi salah satu upaya mengenalkan potensi lokal di Kulonprogo.

Namun demikian, Sutedjo tetap mengimbau agar para pelaku usaha di Kulonprogo tetap taat dan patuh terhadap protokol kesehatan. Sehingga harapannya roda perekonomian di sektor wisata tetap berputar namun tidak menimbulkan penularan.”Besar harapannya sektor pariwisata di Kulonprogo bisa kembali pulih seperti semula,” harap Sutedjo. (inu/pra)

Kulonprogo