RADAR JOGJA – Selama masa pandemi Covid-19 ini, di Kulonprogo ditemukan dua warganya meninggal di jalan serta saluran irigasi.

Pada Sabtu (29/11) pagi, warga Dusun Gedangan Kalurahan Sentolo Kapanewon Sentolo, Kulonprogo ditemukan mayat pria yang tergeletak di pinggir jalan. Diduga penyebab kematian pria tersebut karena adanya penyakit.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffery saat dikonfirmasi menjelaskan adapun identitas mayat tersebut adalah Suyanto Sugiman,76 tahun. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Rumini,56.

Jeffery menjelaskan, saat tengah berolahraga pagi saksi mengetahui korban yang merupakan tetangganya sendiri sudah dalam kondisi tergeletak. Diketahui, rutinitas korban setiap pagi memang rutin berjalan kaki setiap pagi untuk kes pasar. “Menurut saksi, korban setiap pukul 04.00 memang berjalan kaki menuju Pasar Sentolo. Saat melakukan olah TKP, polisi juga menemukan barang belanjaan berupa sayur dan tahu di dekat tubuh korban,” terang Jeffey, Minggu (29/11).

Jeffry melanjutkan, dari hasil keterangan para saksi korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi atau hipertensi. Setelah pemeriksaan di rumah sakit juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Sehingga dugaan sementara korban tewas karena sakit.

Jeffery menambahkan, di lokasi terpisah polisi juga menemukan kasus seorang anak tewas di saluran irigasi pada Jumat (27/11). Adapun identitas korban, diketahui bernama Bagus Secang Sejati berusia 10 tahun. Korban diduga tewas karena jatuh dan hanyut di saluran irigasi dengan kedalaman 70 sentimeter. Sebab tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Hasil pemeriksaan saksi, korban juga diketahui memiliki penyakit autis.(inu/pra)

Kulonprogo