RADAR JOGJA – Otoritas Yogyakarta International Airport (YIA) di Temon, Kulonprogo menyambut positif aturan baru tentang syarat perjalanan udara pemerintah. Kemudahan itu diyakini akan meningkatkan minat masyarakat menggunakan moda transportasi udara untuk bepergian, termasuk penerbangan internasional.

“Mudah-mudahan dengan kebijakan pemerintah yang baru ini, YIA akan lebih ramai. Masyarakat bisa menggunakan sarana udara ini untuk bepergian,” kata Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager YIA Agus Pandu Purnama, kemarin (19/5).

Dijelaskan, aturan baru syarat perjalanan udara yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan ada dua. Di antaranya SE 58 Tahun 2022 untuk Perjalanan Luar Negeri dan SE 56 Tahun 2022 untuk Perjalanan Udara Dalam Negeri.

Kelonggaran persyaratan itu di antaranya, jika calon penumpang dulu wajib melakukan test antigen dan PCR sebelum melakukan perjalanan, kini sudah tidak lagi. Perjalanan internasional juga sama, calon penumpang hanya perlu menginstal aplikasi PeduliLindungi, berlaku untuk WNI dan WNA. Para penumpang bisa menunjukkan sertifikat vaksin fisik maupun digital. Jika sudah vaksin minimal dua kali, sudah diperbolehkan mengakses entry point Indonesia. “Di YIA sudah disediakan alat entry point ketika melewati tempat pengukuran suhu, ketika suhunya diatas 37,7 derajat Celcius baru dilakukan tes PCR kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Seiring dengan kelonggaran tersebut, otoritas YIA mulai membuka penerbangan internasional untuk rute Singapura per 11 Juni 2022 mendatang. Penerbangan dari dan ke Singapura ini akan dilayani maskapai Scoot Tiger. Komunikasi sudah berjalan, pihak maskapai juga meminta AP 1 untuk melakukan persiapan. “Mereka bilang pekan kedua tepatnya tanggal 11 Juni 2022,” jelasnya.

Dijelaskan, rencananya maskapai Scoot Tiger akan melayani tiga kali penerbangan dalam seminggu (Selasa, Rabu, dan Jumat). Melihat animo penumpang, jika stabil dan ada tren kenaikan kemungkinan penerbangan akan dilaksanakan setiap hari. Penerbangan rute Singapura ini menambah daftar jumlah penerbangan internasional di YIA.

Sebelumnya, penerbangan internasional di YIA untuk rute Malaysia sudah diawali maskapai Air Asia Malaysia dua kali dalam sepekan (Jumat dan Minggu). Pertengahan Juni 2022 mendatang, Air Asia Malaysia akan menambah jadwal penerbangan menjadi empat kali, yakni Selasa, Rabu, Jumat, dan Minggu.

“Penambahan jadwal rute Malaysia itu karena jumlah penumpang stabil, rata-rata 100 passenger per hari. Tren ini terjadi karena pandemi Covid-19 sudah mulai mereda, pintu-pintu penerbangan internasional sudah mulai dibuka,” jelasnya.

Ditambahkan, sejumlah travel agen untuk charter flight dari sejumlah negara juga sudah mulai masuk. Di antaranya dari Korea dan Jepang yang mulai melakukan penjajakan. Laporan yang masuk, banyak sekali calon wisatawan mancanegara termasuk dari Eropa sudah ingin sekali masuk ke Jogjakarta.

Menyambut babak baru dunia aviasi selama pandemi Covid-19 ini, koordinasi dengan maskapai-maskapai besar serupa Garuda Indonesia dan Lion Group juga terus diintensifkan. Jauh hari, ketika YIA awal dioperasikan, uji coba rencananya memang justru untuk rute penerbangan internasional. Artinya YIA sebetulnya memang cukup lekat dengan rute penerbangan internasional. “Koordinasi dengan Garuda dan Lion Group terus kami jalin untuk rute penerbangan internasional ini,” ucapnya. (tom/din)

Kulonprogo