RADAR JOGJA – Memulai awal bulan November ini, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo mencatat vaksinasi di wilayah tersebut telah mencapai angka 81,82 persen. Dengan jumlah itu, artinya sudah ada 280.857 sasaran di Kulonprogo yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati menyampaikan, capaian vaksinasi dosis pertama paling banyak dicapai oleh tenaga kesehatan dengan target capaian 5.067 orang. Kemudian untuk petugas pelayan publik telah tercapai 97.042 orang, serta lansia 39.049 orang.Sementara untuk masyarakat umum, capaiannya telah menyentuh angka 63,98 persen dari total sasaran atau sebanyak 129.521 orang. Lalu untuk sasaran vaksinasi bagi pelajar sudah mencapai 8.009 orang. “Sehingga total capaian vaksinasi dosis pertama di Kulonprogo telah mencapai 280.857 orang atau 81,95 persen dari total sasaran sebanyak 342.720 orang,” ujar Baning, Minggu (31/10).

Untuk vaksinasi dosis kedua, Sekretaris Dinas Kesehatan Kulonprogo itu menyebut, capaiannya telah menyentuh angka 64,98 persen atau 222.686 orang. Dengan rincian vaksinasi bagi tenaga kesehatan 4.869 orang, petugas pelayanan publik 85.545 orang, lansia 28.643 orang, masyarakat umum 94.257 orang dan pelajar 7.343 orang.”Sementara untuk dosis ketiga hanya disasarkan bagi petugas kesehatan, yakni dengan capaian 3.379 orang,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan, terkait dengan upaya percepatan vaksinasi di Kulonprogo sendiri pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi seperti TNI-Polri agar percepatan vaksinasi bisa dilakukan. Pasalnya, dari catatan gugus tugas masih banyak masyarakat yang belum menerima vaksin sama sekali.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo itu pun mengaku akan melakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi. Diantaranya dengan melakukan inventarisir warga yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dan melalukan kegiatan vaksin jemput bola yang langsung datang ke daerah dengan capaian vaksinasi rendah.“Untuk memaksimalkan capaian vaksinasi, kami akan masuk ke tingkat kalurahan dan pedukuhan untuk menginventarisir warga,” terang Fajar. (inu/pra)

Kulonprogo