RADAR JOGJA – Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan tentang kepariwisataan, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulonprogo menggelar lomba asah terampil bagi desa wisata di Goa Kiskendo. Lomba yang diikuti oleh pengelola desa wisata tersebut mengajak para peserta untuk berkompetisi cerdas cermat tentang kepariwisataan.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito mengatakan, dalam lomba asah terampil tersebut diikuti sebanyak 14 desa wisata di Kabupaten Kulonprogo. Dalam lomba itu, para peserta akan diajak menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan bidang ilmu budaya dan pariwisata.

Adapun tujuan lomba itu, lanjut Joko, merupakan salah satu upaya meningkatkan wawasan para pengelola desa wisata terhadap dunia kepariwisataan. Sehingga harapannya, meski destinasi wisata tutup ditengah situasi pandemi Covid-19 para pengelola tetap punya dasar ilmu tentang pariwisata dan budaya sendiri.”Kompetisi ini akan mendorong setiap desa wisata untuk mencari referensi berbagai informasi terkait kepariwisataan baik di Kulonprogo maupun seluruh Jogjakarta,” ujar Joko saat ditemui, kemarin (17/10).

Selain kompetisi cerdas cermat dalam kegiatan tersebut juga diberikan berbagai penghargaan bagi desa wisata yang telah menerapkan protokol kesehatan secara maksimal.Khusus pada lomba asah terampil sendiri ada tiga desa yang dinobatkan sebagai juara. Untuk juara 1 diraih Desa Wisata Glagah, juara 2 Desa Wisata Banjaroya, dan juara tiga diraih Desa Wisata Ngargosari. Dalam lomba tersebut desa yang dinyatakan sebagai pemenang mendapat hadiah uang tunai puluhan juta.”Namun kami berharap, hadiah yang sudah diterima bisa dimaksimalkan untuk pengembangan wisata,” terang Joko.

Peraih juara 1 lomba asah terampil, Mantoyo mengaku senang dengan digelarnya lomba tersebut. Ia pun berharap agar agenda itu bisa menjadi kegiatan rutin tahunan. Menurutnya, lomba asah terampil sangat bermanfaat bagi para pengelola desa wisata. Dikarenakan dapat mendorong para pelaku wisata untuk lebih tahu terhadap pengetahuan tentang kepariwisataan dan budaya. “Kami berharap adanya lomba asah terampil atau cerdas cermat ini menjadi event tahunan.Dengan demikian sektor pariwisata di Kulonprogo dan DIJ bisa lebih berkembang,” kata Mantoyo yang juga pengelola Desa Wisata Glagah tersebut. (inu/pra)

Kulonprogo