RADAR JOGJA – Kementerian Agama (Kemenag) RI merencanakan adanya pembangunan asrama haji di kabupaten Kulonprogo. Rencana proyek tersebut pun mendapat dukungan dari pemerintah setempat karena sangat strategis dengan kehadiran bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di wilayah itu.

Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan, terkait perkembangan pembangunan asrama haji di kapanewon Kokap sendiri, diketahui pihak Kemenag RI telah beberapa kali mengirimkan utusan untuk meninjau lokasi proyeknya. Adapun lokasi yang dipilih berada di Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap dengan lahan seluas 13 hektar dengan status tanah Sultan Ground.

Sutedjo menyatakan, adanya pembangunan asrama haji tersebut, sejatinya secara pribadi ia menyambut positif. Pihaknya pun siap membantu berbagai hal untuk mendukung percepatan serta kelancaran proyek nasional itu.

“Untuk pembangunan asrama haji kami tinggal menunggu keputusan Kementerian Agama. Intinya kami menyambut positif dan siap membantu dalam proses pengadaan tanahnya,” terang Sutedjo, Kamis (7/10).
Didukungnya pembangunan tersebut, lanjut Sutedjo, juga karena jarak antara rencana lokasi asrama haji dengan bandara YIA terhitung sangat dekat. Sehingga, dari segi aksesibilitas transportasi dimungkinkan sangat lancar dan mendukung status YIA sebagai embarkasi atau bandar udara pemberangkatan haji.

Sesuai ketentuan pemerintah, diketahui jarak asrama dengan embarkasi haji diatur tidak boleh lebih 10 kilometer. Dengan jarak YIA antara Kokap yang kurang dari itu tentu hal tersebut sudah sesuai ketentuan. “Jarak antara calon lokasi asrama haji dengan bandara YIA hanya empat kilometer. Sehingga sangat sesuai dengan ketentuan,” tegas Sutedjo.
Sebagaimana diketahui, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar Ali sebelumnya menyampaikan bahwa penentuan lokasi asrama haji sudah mencapai tahap final. Ia pun menilai, dampak dari pembangunan asrama haji tersebut tidak hanya memudahkan para jemaah haji saja.

Tetapi juga akan berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat sekitar maupun pemerintah daerah. Terlebih lagi, ttik lokasi asrama haji dengan bandara juga sangat dekat. “Prinsipnya dari kami dari Kemenag yang paling penting ada fasilitas untuk keberangkatan haji dengan cepat,” terang Nizar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati berharap agar Pemkab semakin memperjelas rencana pembangunan asrama haji. Sebab kehadiran asrama haji sangat strategis bagi perkembangan Kulonprogo kedepannya. “Kami mendorong agar rencana pembangunan asrama haji harus jelas perkembangannya,” harap Akhid. (inu/bah)

Kulonprogo