RADAR JOGJA – Polres Kulonprogo resmi menjadi instansi pertama di Kulonprogo yang menerapkan QR Code aplikasi Peduli Lindungi bagi pengunjung. Layanan tersebut merupakan upaya skrining bagi masyarakat saat akan mengakses layanan di instansi tersebut.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, pihaknya resmi menggunakan aplikasi Peduli Lindungi terhitung sejak Kamis (30/9) lalu. Layanan yang menggunakan ponsel pintar tersebut berlaku bagi semua orang. Termasuk bagi anggota, tamu serta masyarakat yang ingin mengakses pelayanan di Polres Kulonprogo.

Dikatakan Jeffry, pengunjung wajib memindai quick response (QR) code yang tersedia di beberapa titik. Diantaranya pos penjagaan (Pos Sabhara) dan pintu masuk di beberapa tempat pelayanan publik seperti SPKT, SKCK dan Satpas.

Lebih lanjut, alumni SIPSS tahun 2016 itu menerangkan, bahwa aplikasi Peduli Lindungi juga dipandang dapat membantu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan virus. Khususnya dalam hal melaporkan lokasi dan riwayat perjalanan seseorang selama pandemi.

“Tujuan diterapkan aplikasi ini adalah untuk menekan penyebaran virus Covid-19 khususnya di lingkungan Polres Kulon0rogo. Jadi aplikasi Peduli Lindungi ini akan terintegrasi dengan data hasil tes pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi nasional,” ungkap Jeffry melalui keterangannya, Minggu (3/10).

Salah seorang masyarakat yang mengakses aplikasi Peduli Lindungi di Polres Kulonprogo, Susanti,26 menyatakan bahwa penerapan aplikasi sangat membantunya dalam hal pencegahan virus. Ia pun mendukung penerapan aplikasi tersebut bisa tersedia di instansi lainnya.

“Saya setuju ya, dengan penerapannya. Bisa untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ungkap warga Kokap yang hendak mengurus perpanjangan SIM itu. (inu/bah)

Kulonprogo