RADAR JOGJA- Aksi pembobolan sekolah di beberapa wilayah di Kulonprogo kini mulai marak. Kasus percobaan pembobolan paling baru diketahui terjadi di SMAN 1 Temon. Sebelumnya beberapa sekolah juga sempat menjadi sasaran pembobolan dengan kerugian jutaan rupiah.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, peristiwa percobaan pembobolan di SMAN 1 Temon itu terjadi pada Rabu (22/9) sekitar pukul 07.00. Dimana awalnya, peristiwa tersebut diketahui oleh petugas sekolah yang hendak membersihkan ruangan Tata Usaha (TU).

Petugas sekolah tersebut lanjut Jeffry, saat itu melihat pintu sudah dalam keadaan tidak terkunci dan jebol. Peristiwa tersebut pun kemudian dilaporkan kepada satpam dan diteruskan kepada petugas Polsek Temon. Beruntungnya, akibat kejadian itu pihak sekolah tidak menderita kerugian apapun.

“Saat ini, kasus tersebut telah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh petugas Polsek Temon,” ujar Iptu I Nengah Jeffry dalam keterangannya, Kamis (23/9).

Jeffry menjelaskan selain kasus tersebut, saat ini Jajaran Polres Kulonprogo juga tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus pembobolan sekolah yang sebelumnya terjadi di wilayah Kulonprogo. Yakni kasus pembobolan brankas berisi uang tunai senilai Rp48 juta di  SMK N 1 Nanggulan pada 8 Agustus 2021 lalu.

Kasus pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan sekolah. Dimana saksi tersebut mendapati pintu ruang koperasi siswa dalam kondisi terbuka dan rusak.

Oleh pihak sekolah, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan polisi dan dilanjutkan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, kasus tersebut juga tengah dalam penyelidikan mendalam dengan meminta keterangan saksi mata dan memeriksa kamera pengawas.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan, kami telah meminta keterangan saksi dan mempelajari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” terang Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry. (inu/sky)

Kulonprogo