RADAR JOGJA– Wilayah perbukitan Giri Sembung yang berada di Padukuhan Sumbersari, Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten rencananya akan dikembangkan sebagai sasana paralayang oleh pemerintah setempat. Namun demikian banyak hal yang harus dikerjakan oleh instansi terkait, sebab destinasi wisata tersebut masih tergolong sangat baru.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito mengatakan, munculnya gagasan pengembangan sasana paralayang di Giri Sembung bermula dari adanya aktifitas para penggiat paralayang yang menggunakan kawasan itu untuk melakukan hobinya. Hal itulah yang mendorong masyarakat untuk mengembangkan Giri Sembung sebagai lokasi wisata.

Namun demikian, Joko mengakui bahwa untuk pengembangan Giri Sembung sebagai destinasi wisata memang perlu usaha yang cukup keras. Sebab, lokasi tersebut merupakan destinasi baru dan merupakan jenis wisata minat khusus. Sehingga perlu koordinasi dengan pegiat hobi paralayang dan masyarakat sekitar.

“Jadi yang tahu kebutuhan sasana paralayang itu kan atlit paralayang, maka tugas kami adalah gerak cepat berkomunikasi dengan mereka dan masyarakat sekitar,” ujar Joko disela kegiatan Sambanggo di kawasan Giri Sembung, Minggu (22/8).

Menurut Joko, salah satu hal yang cukup berperan dalam hal mengembangkan destinasi wisata baru adalah kemauan masyarakat sekitar itu sendiri. Agar sebuah lokasi wisata bisa terus berjalan secara berkelanjutan dan terus diminati.

Kendati demikian, lanjutnya, dalam hal pengembangan wisata tentu juga perlu dukungan dari pemerintah dalam hal penyediaan sarana dan prasarananya. Sehingga akhirnya sebuah destinasi bisa memberikan kenyamanan bagi pengunjung maupun peminat wisata minat khusus tersebut.

“Sehingga perlu kolaborasi dan kontribusi dari berbagai pihak agar wisata disitu bisa dikembangkan. Seperti perbaikan akses jalan dan sebagainya,” ungkap Joko.

Sementara itu, Anggota Tim Paralayang Jogja Andi Hardi mengakui bahwa kawasan Giri Sembung memiliki potensi yang cukup bagus sebagai lokasi paralayang. Diantaranya pemandangan yang bagus serta kondisi yang cocok untuk olahraga dengan parasut.

Hanya saja, menurutnya masih ada beberapa fasilitas yang masih perlu ditambah. Seperti jalur take off yang lebih luas untuk ancang-ancang paralayang serta lokasi berteduh bagi pengunjung.

“Untuk Giri Sembung ini memang memiliki kelebihan, seperti pemandangan yang bagus serta bukan merupakan jalur pesawat. Angin dan ketinggian di tempat ini juga cocok untuk olaharaga seperti ini,” ujar Andi. (inu/sky)

Kulonprogo