RADAR JOGJA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT)  Kulonprogo memberikan bantuan kepada para pelaku usaha kecil dan warga yang terdampak pemberlakukan PPKM Darurat. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan suplemen susu, Senin (26/7).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulonprogo Agung Kurniawan menuturkan, terdapat perwakilan delapan orang yang menerima bantuan dari DPMPT Kabupaten Kulonprogo. Delapan perwakilan tersebut meliputi tukang parkir, pegawai fotokopi, dan pegawai kantin.

“Sejak pemberlakukan PPKM Darurat awal Juli lalu, masyarakat yang menggantungkan ekonominya pada MPP (Mal Pelayanan Publik) Kulonprogo memang terdampak. Maka dari itu, kami dari DPMPT memberikan bantuan berupa sembako dan suplemen susu kepada warga sekitar,” ujar Agung.

Agung juga menambahkan selama masa PPKM Darurat, MPP Kulonprogo masih membuka pelayanan meski terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Pelayanan masih ada yang kami buka, yakni untuk perizinan berusaha, IMB (izin mendirikan bangunan), Samsat, dan BPD DIJ. Untuk pelayanan lain memang tutup karena pembatasan kegiatan dan dikembalikan ke instansi masing-masing,” jelasnya.

Sebelum PPKM Darurat diberlakukan, pelayanan di MPP Kabupaten Kulonprogo dalam sehari bisa sampai 700 orang yang mengajukan permohonan.

“Memang ada penurunan jumlah sejak masa PPKM darurat, sehari hanya mencapai 150 orang. Tetapi itu terjadi karena ada pembatasan kegiatan dan memang tidak diperbolehkan menyebabkan kerumunan,” ungkapnya. (om1/ila)

Kulonprogo