RADAR JOGJA – Sebanyak 35 kendaraan dipaksa putar balik di perbatasan perbatasan Purworejo – Jogjakarta, Temon, Kulonprogo. Mereka yang diminta putar balik oleh petugas, merupakan masyarakat DIJ yang tidak mampu menunjukkan surat bukti bebas Covid-19.

Kasatlantas Polres Kulonprogo AKP Antonius Purwanta mengatakan, penyekatan tersebut merupakan salah satu implementasi dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di wilayah Jogjakarta. Sebanyak 50 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Kulonprogo diterjunkan untuk melakukan pengawasan.

Dikatakan Purwanta, dalam penyekatan yang dilakukan kemarin (7/7) pihaknya menghalau 35 kendaraan dari 121 kendaraan yang diperiksa. Hal tersebut dilakukan karena pengemudi merupakan warga luar daerah yang tidak dapat menunjukkan bukti negatif Covid-19.

Disebutkan kendaraan yang diperiksa terdiri dari kendaraan roda empat sebanyak 87 unit dan roda dua sebanyak 34 unit. Sementara yang diputar balik terdiri dari 25 unit kendaraan roda empat dan sepuluh kendaraan roda dua.
Dijelaskan, sasaran dari penyekatan tersebut adalah kendaraan dari luar daerah baik roda dua atau empat yang hendak masuk ke wilayah DIJ. Para pengemudi akan diminta menunjukkan beberapa persyaratan, seperti bukti negatif dari tes rapid antigen atau swab PCR serta kartu vaksinasi. “Jika pemilik kendaraan tidak membawa syarat, maka akan diminta putar balik kembali ke daerahnya masing-masing,” ujar Purwanta disela penyekatan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan penyekatan kendaraan luar daerah sejak 3 Juli 2021 lalu atau semenjak PPKM Darurat Berlaku. Dalam kegiatan tersebut petugas akan melakukan penyekatan di tiga waktu berbeda yakni pagi, siang dan malam.

Purwanta menerangkan, penyekatan diperbatasan akan berfokus terhadap kendaraan penumpang yang memiliki pelat luar daerah. Namun demikian, apabila pemilik kendaraan merupakan orang DIJ maka tetap diperbolehkan melintas. Asal dapat menunjukkan bukti berupa kartu kependudukan.
“Dalam kegiatan ini kami juga membagikan 75 masker pada pengemudi atau penumpang yang tidak membawa masker. Serta memberikan teguran lisan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pemilik kendaraan yang diputar balik Budi,53 mengaku belum memiliki surat negatif Covid-19 dan surat vaksinasi. Sehingga dia terpaksa harus putar balik dan dilarang untuk masuk ke wilayah Kulonprogo. “Sebenarnya saya cuma mau ke pasar,” kelitnya. (inu/bah)

Kulonprogo